Majali mengatakan memasukkan satu cabang olahraga di mana negara-negara lain sulit untuk bersaing mendapat medali adalah "tidak adil".
Ia menyamakannya dengan negara yang melakukan naturalisasi atlet dari negara lain untuk meningkatkan kans mendapatkan medali.
"Memilih cabang olahraga di mana Anda sangat mendominasi atau mendatangkan atlet (naturalisasi atlet dari negara lain) menurut saya tidak punya nilai," kata Majali.
Baca tanpa iklan