Pasangan itu kemudian menghadapi masalah finansial ketika si istri berhenti bekerja sebagai resepsionis serta asisten kantor.
Pada Juni 2016, pelaku menolak saran istrinya untuk bekerja karena dia pengangguran.
Sebaliknya, dia memaksa istrinya untuk mencukupi kebutuhan dengan jadi PSK.
Dia menetapkan kuota kepada istrinya.
Jika dia gagal mendapatkan jumlah yang ditetapkan, beban si istri bakal ditambah keesokan harinya.
Pemeriksaan kejiwaan menunjukkan pria mempunyai kepribadian anti-sosial, dan mempunyai masalah dalam kehidupan seksual. (*)
Baca tanpa iklan