News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Media Asing Soroti Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Korban Tewas dan Puluhan Luka

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Tabrakan antara kereta komuter dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), langsung menjadi perhatian media internasional.

Insiden itu menewaskan sedikitnya empat orang, melukai puluhan penumpang, dan memicu proses evakuasi dramatis di salah satu jalur tersibuk penyangga Jakarta.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyebutkan, jumlah korban tewas akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, bertambah menjadi tujuh orang hingga pukul 07.00 WIB.

"Saya meng-update jumlah korban yang terjadi pada kecelakaan kereta pada malam, tadi malam. Meninggal dunia itu 7 orang dan luka-luka dan dirawat itu sebanyak 81 orang," kata Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026), dikutip dari Tribun-video.

Bobby memastikan, tidak ada petugas kereta api yang menjadi korban meninggal dunia dalam laka ini.

Selain itu, puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan.

Associated Press (AP), BBC, hingga Daily Mirror menyoroti kecelakaan tersebut sebagai pengingat keras atas persoalan keselamatan transportasi rel di Indonesia.

Gerbong Khusus Perempuan Jadi Titik Tabrakan

AP melaporkan, KA Argo Bromo Anggrek yang merupakan kereta jarak jauh menabrak bagian belakang kereta komuter yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Gerbong yang tertabrak merupakan gerbong khusus perempuan, fasilitas yang umum digunakan untuk mengurangi risiko pelecehan terhadap penumpang wanita.

lihat foto Tribun Banyumas/Dok Polsek Wanasari/Kolase TribunJakarta/Yusuf Bachtiar KECELAKAAN KERETA - Proses evakuasi kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi, penumpang KRL terjepit akibat ditabrak KA Anggrek Bromo, Senin (27/4/2026). Tabrakan antara kereta komuter dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026), langsung menjadi perhatian media internasional.

Benturan keras membuat gerbong mengalami kerusakan parah dan menjebak sejumlah penumpang di dalamnya.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyebut sebanyak 38 penumpang dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Sementara itu, sedikitnya lima penumpang sempat terjebak dan harus dievakuasi oleh tim penyelamat.

Seluruh 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.

Evakuasi Dramatis dan Kepanikan Penumpang

BBC melaporkan proses evakuasi berlangsung sulit karena badan gerbong ringsek berat.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini