Dia menuturkan Tarrant bisa mendapat berbagai perlakuan mulai dari penyiksaan, atau ancaman makanannya bakal diracuni oleh napi yang bertugas di dapur.
Apalagi, status Tarrant sebagai teroris karena menyerang Masjid Al Noor dan Linwood di Christchurch dan menewaskan 50 jemaah bakal menyulitkan polisi.
Dengan ideologi supremasi kulit putihnya, Tarrant sudah ditandai.
Begitu pengakuan seorang anggota geng motor kepada The Herald.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Teroris Penembak Masjid Selandia Baru Bakal Jalani Hidup ""Menyedihkan" di Penjara"
Baca tanpa iklan