News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Baltimore, kota di Amerika Serikat yang 'melawan' Trump

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Selama beberapa bulan terakhir, fotografer di kantor berita Reuters, Stephanie Keith, mendokumentasikan sejumlah orang yang mendorong perubahan di Baltimore, Amerika Serikat.

Kota Baltimore menjadi sorotan publik setelah beberapa cuitan Presiden AS, Donald Trump, yang merujuk ke kawasan yang diwakili anggota Kongres, Elijah Cummings, sebagai 'tempat kacau penuh tikus dan hewan pengerat'.

Baltimore, kota berpenduduk sekitar 625 ribu orang, terkenal atas pemandangan pelabuhan, pemukiman bersejarah, dan daerah kelas bawahnya.

Baltimore berjarak 65 kilometer di utara ibu kota AS, Washington DC.

Meski sebagian warga Baltimore mengkritik tutur kata Trump, beberapa penduduk lainnya membenarkan, bukan hanya persoalan kriminalitas, tapi juga pejabat hingga politikus yang gagal mengatasi masalah.

Dalam cuitan di akun Twitter miliknya, Trump juga menyebut tak ada manusia ingin ingin hidup di Baltimore.

Warga Baltimore bernama Blondina Bean gundah namun tergugah pada cuitan Trump. Bean menilai pernyataan Trump tentang tingkat kriminalitas Baltimore benar. Namun ia tak sependapat dengan pilihan kata yang dianggapnya rasis.

Tahun 2018, putra Bean yang berusia 19 tahun, George Phillips, tewas dalam aksi perampokan.

"Sayangnya, saya setuju dengan yang dikatakannya. Kita semestinya berada dalam kondisi darurat.

"Tapi saya tidak setuju dengan caranya menyampaikan hal itu. Saya melihatnya dan berpikir, ' Wow, benarkah saya ingin mendengar pernyataan itu darinya?'

"Karena sebetulnya, karakternya telah menunjukkan siapa dirinya yang sebenarnya," kata Bean merujuk Trump.

Bagi banyak penduduk Baltimore, ucapan Trump menambah citra buruk yang dilekatkan kepada kota tersebut. Perkataan itu mendorong aktivis setempat untuk secara swadaya memperbaiki kualitas kota.

Brion Gill adalah bagian dari kelompok aktivis muda Baltimore, Leaders of A Beautiful Struggle. Kelompok akar rumput yang mengadvokasi kebijakan yang berpihak pada publik ini dibentuk satu dekade lalu.

"Beragam komunitas seperti mereka yang tinggal di Pennsylvania Avenue sudah lama diabaikan baik secara ekonomi maupun sosial," ujar Gill.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini