Pemerintah menyatakan sistem pertahanan banjir Venesia yang rumit baru akan beroperasi pada tahun 2021, meskipun sudah dikerjakan sejak tahun 2003.
Fondamenta Zattere – daerah tepi laut tempat wisatawan berjalan-jalan – sekarang juga tenggelam.
- Sineas Indonesia berjaya di Venesia
- Venesia kaji larangan penggunaan koper roda
- Sederet keluh kesah warga yang kotanya sesak akibat industri pariwisata
Kota ini terbentuk dari lebih dari 100 pulau di dalam sebuah laguna di lepas pantai timur laut Italia. Daerah ini mengalami banjir setiap tahun.
Pemerintah telah berjanji akan mengeluarkan dana bantuan senilai €20 juta atau Rp310 miliar untuk Venesia.
Air pasang tertinggi yang pernah tercatat, sejak dibuat catatan resmi pada 1923, adalah pada 1966.
Wali kota Venesia, Luigi Brugnaro, mengatakan perubahan iklim yang menyebabkan banjir, dengan menyebut pengaruhnya "sangat besar" dan akan meninggalkan "bekas permanen". Tetapi angin kencang yang melanda daerah ini juga dipandang menjadi penyebab.
Conte mengatakan pemerintah akan mempercepat proyek Mose — pembangunan sistem pembatas hidraulis untuk melindungi laguna dari peningkatan permukaan laut dan badai musim dingin.
Baca tanpa iklan