Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Obat paling mahal di dunia buatan Novartis, dengan nama Zolgensma, telah disetujui untuk digunakan di Jepang. Harganya sekitar 2,1 juta dolar AS.
"Asuransi nasional Jepang berencana untuk menanggung obat terapi gen Novartis Zolgensma, dan kini sedang mendiskusikan harganya untuk penjualan di Jepang," ungkap sumber Tribunnews.com, Kamis (27/2/2020).
Zolgensma, yang digunakan untuk mengobati Spinal Muscolar Atrophy (SMA) atau atrofi otot tulang belakang, menelan biaya 2,1 juta dolar AS per perawatan di Amerika Serikat.
Obat ini telah disetujui untuk digunakan oleh pemerintah Jepang dan diskusi mengenai harga masih terus dilakukan Kementerian Kesehatan, Perburuhan dan Kesejahteraan Jepang.
Baca: Menteri Kehakiman Jepang Disebut Oposisi Perusak Sistem Keadilan
Baca: Dugaan Virus Corona, Kapal Diamond Princess Tertahan di Jepang, Pemuda Boyolali Tak Bisa Pulang
Seorang dokter di Tokyo, Kayoko Saito dari Genom Center RS Medis Wanita mengungkapkan dukungannya untuk obat tersebut.
"Daripada menggunakan obat yang berkali-kali dan akhirnya perlu pengeluaran sekitar 200 juta yen juga, mungkin bagus juga menggunakan obat tersebut (Zolgensa) yang sekali disuntikkan bisa menyembuhkan penyakit pasien," kata dia, Kamis (27/2/2020) di TV Tokyo.
Dan kini diperhitungkan berapa obat tersebut akan dinilai, dan bisa diterapkan untuk yang memiliki penghasilan sedikitnya 5 juta yen setahun dan pembayaran asuransi sekali pakai 10.000 yen, sisa pembayaran ditanggung asuransi Jepang.
Baca: Casemiro Sesumbar hingga Kekesalan Zinedine Zidane Warnai Kekalahan Real Madrid atas Manchester City
Baca: Trauma Siswa SMP Korban Makan Paksa Kotoran Manusia, Menangis Jijik saat Dipaksa Cuma Bisa Bungkam
Saat ini baru sekitar 20 orang di dunia menggunakan obat tersebut.
Info lengkap dan diskusi Jepang bisa bergabung ke WAG Pecinta Jepang kirimkan email nama lengkap dan alamat serta nomor whatsapp ke: info@jepang.com
Baca tanpa iklan