News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Gedung Putih Berencana Bubarkan Satuan Tugas Virus Corona

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Miftah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

(Ilustrasi Amerika Serikat Minta Tanggung Jawab China) Presiden AS Donald Trump berbicara selama pengarahan harian tentang virus corona baru, COVID-19, di Taman Mawar Gedung Putih pada 15 April 2020, di Washington, DC.

Presiden menyebut partai lawannya itu berharap kebijakan Covid-19 yang dia buat gagal sehingga mereka bisa menang pada pemilihan.

Namun Trump sebenarnya juga mengakui bahwa pembukaan bisnis bisa mengorbankan warga AS.

"Saya tidak mengatakan sesuatu itu sempurna, dan ya, apakah beberapa orang akan terinfeksi? Ya."

"Apakah beberapa orang akan terkena dampak buruk? Ya. Tapi kita harus membuka negara kita dan kita harus segera membukanya," tambahnya.

Sejatinya langkah ini juga bergantung dengan keputusan gubernur negara bagian.

Beberapa gubernur dari Partai Demokrat yang kebetulan termasuk daerah dengan Covid-19 parah sangat hati-hati dalam melihat pembukaan bisnis.

Pihaknya juga menyerukan agar tes Covid-19 diperbanyak serta langkah pemcegahan lain sebelum negara dibuka kembali.

Baca: China Bantah Tuduhan Jajaran Donald Trump soal Virus Corona Berasal dari Lab Wuhan

Baca: Donald Trump Emosional saat Sebut 3 Temannya Meninggal Akibat Virus Corona: Ini Mengerikan!

Sementara itu, negara bagian lain yang dipimpin gubernur Partai Republik di wilayah selatan dan barat sudah mulai mencabut pembatasan sosial.

Presiden juga ditanya apakah pakar gugus tugas Gedung Putih Dr Deborah Birx dan Dr Anthony Fauci masih akan terlibat dalam upaya mengatasi virus corona.

"Mereka akan menjadi dan begitu juga dokter-dokter lain dan ahli-ahli lainnya di bidang ini," jawab presiden.

Konferensi pers satuan gugus corona di Gedung Putih yang dilakukan setiap hari mulai jarang dilakukan pada bulan lalu.

Hal ini terjadi tepat setelah Trump mendapat kecaman karena mengatakan bahwa menyuntikkan disinfektan akan membunuh virus corona.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini