News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

India Mulai Mengoperasikan Kereta Api, Pemerintah Dikecam setelah Insiden 14 Migran Tertabrak Kereta

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Muhammad Renald Shiftanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi. Suasana orang berjejal naik kereta api di India.

TRIBUNNEWS.COM - India, pemilik salah satu jaringan kereta api terbesar di dunia memutuskan mengoperasikan kereta mulai Selasa (12/5/2020) mendatang.

Rencananya pembukaan akan dilakukan secara bertahap berdasarkan langkah pelonggaran lockdown di negara ini.

Dikutip dari Al Jazeera, pemerintah memutuskan demikian setelah kecaman atas ketidakpedulian mereka dengan para pekerja migran. 

Baca: 14 Migran India Tewas Tertabrak Kereta Barang saat Berjalan Pulang Melintasi Rel

Baca: 10 Ribu Warga India Terpapar Gas Beracun karena Insiden Kebocoran Sebuah Pabrik Kimia

Penangguhan kereta api, membuat para migran harus berjala ratusan kilometer untuk dari kota ke rumah mereka di desa.

Nahasnya, para migran ini pulang setelah pabrik dan bisnis tempat bekerja ditutup karena pandemi Covid-19.

Pucaknya, beberapa hari lalu terjadi insiden mengerikan dimana 14 migran tewas karena tertabrak kereta barang saat beristirahat setelah perjalanan jauh.

Meskipun India menjadi negara dengan penguncian paling ketat di dunia, angka infeksi terus meningkat hingga diprediksi mencapai 70.000 kasus.

Ilustrasi pekerja di India. (PTI via timesnownews.com)

Negara dengan populasi terpadat kedua di dunia ini telah mencatat 4.213 kasus baru dan 97 kematian dalam 24 jam terakhir.

Perkembangan kasus kali ini jadi lonjakan harian terbesar menurut kementerian kesehatan.

Sementara itu, jumlah total infeksi telah melewati 67.000, dengan lebih dari 2.200 kematian.

Pihak Kereta Api India pada Minggu (10/5/2020) lalu mengatakan sekitar 30 rute perjalanan kereta api dengan 15 yang pulang pergi akan mulai beroperasi.

Semua kereta akan berjalan dari ibukota New Delhi ke kota-kota lain, termasuk Mumbai, Bengaluru, dan Chennai.

"Kereta Api India berencana untuk secara bertahap memulai kembali operasi kereta penumpang mulai 12 Mei 2020."

"Setelah itu, Kereta Api India akan memulai lebih banyak layanan khusus pada rute baru," kata Kementerian Perkeretaapian dalam sebuah pernyataan.

"Ini akan menjadi kewajiban bagi penumpang untuk memakai penutup wajah dan menjalani pemindaian pada saat keberangkatan dan hanya penumpang tanpa gejala yang akan diizinkan naik kereta," tambahnya.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini