News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Viral Potret Tas dan Sepatu di Mal Jamuran setelah Lockdown 2 Bulan

Penulis: Siti Nurjannah Wulandari
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sepatu dan tas berbahan kulit terlihat ditumbuhi jamur setelah ditinggal pemilik selama 2 bulan

Ia mengaku telah menutup tokonya sejak pemberlakuan MCO dan lockdown di Malaysia.

Baca: Siswa di Vietnam Kembali Sekolah setelah 3 Bulan Diliburkan karena Corona

Baca: Temuan Ilmuwan Italia, Virus Corona akan Melemah Seiring Waktu

Baca: Hari Ini Putin Longgarkan Lockdown Rusia, Pekerja Bisa Kembali Beraktivitas

Chong menerangkan banyak jamur yang tumbuh di dompet, ransel dan tas kulit.

"Ini membuat produk terlihat kurang menarik, tetapi tidak mengurangi fungsinya. Kami hanya perlu menggunakan sedikit minyak dan memolesnya dengan kain bersih," pungkas Chong pada The Star.

Selain jamur, pedagang lain juga mengeluh barang dagangan mereka penuh debu.

"Beberapa produk yang berada di rak display penuh debu karena kami tidak bisa membersihkan ini selama lockdown. Beruntung banyak produk yang sudah kami amankan dengan membungkus kertas sebelum MCO," ujar Lai, pedagang dompet dan tas.

Sepatu dan tas berbahan kulit terlihat ditumbuhi jamur (Twitter @DragonoHalim)

Pemerintah Malaysia sendiri telah memperpanjang MCO dalam bentuk Conditional Movement Control Order (CMCO) yang semula berakhir 12 Mei, kemudian diperpanjang hingga 9 Juni 2020.

Malaysia telah mengalami kerugian sekitar RM 63 miliar atau Rp 223 triliun sejak pemerintah memberlakukan MCO pada 18 Maret 2020.

Dikutip Tribunnews dari NST, Jumat (1/5/2020), Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassin angkat bicara.

Muhyiddin mengatakan, Malaysia mengalami kerugian lain sekitar RM 35 miliar atau Rp 124 triliun apabila MCO diperpanjang satu bulan lagi.

Sehingga, total kerugian Malaysia selama periode MCO akan mencapai RM 98 miliar atau Rp 347 triliun.

Lebih lanjut, dalam pidato yang disiarkan televisi sehubungan dengan Hari Buruh, Jumat (1/5/2020), Muhyiddin menyampaikan berapa banyak kerugian yang diderita Malaysia.

Ia mengatakan Malaysia kehilangan RM 2,4 miliar setiap hari atau Rp 8,5 triliun setiap hari sepanjang pelaksanaan MCO.

Sebagai catatan, saat ini MCO Malaysia telah memasuki fase keempat.

"Setelah hampir dua bulan memasuki MCO, saya sadar mayoritas (masyarakat) ingin kembali bekerja," papar Muhyiddin Yassin.

"Pedagang ingin membuka kembali bisnis mereka, hal yang sama berlaku untuk operator industri yang ingin melanjutkan operasi," terangnya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini