News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Corona di Brasil: Rumah Sakit Sao Paulo Kewalahan hingga Kuburan Massal di Amazonas

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang veteran Perang Dunia II di Brasil berusia 99 tahun berhasil sembuh dari virus corona.

TRIBUNNEWS.COM - Wali Kota Sao Paulo Brasil , Bruno Covas, mengaku sistem kesehatannya nyaris runtuh karena lonjakan pasien Covid-19 di sana.

Sao Paulo merupakan kota terbesar di Brasil dan merupakan kota metropolitan terbesar ke-7 di dunia.

Namun banyaknya permintaan pada tempat tidur untuk penderita Covid-19 membuat sistem kesehatan di kota ini kewalahan.

Bruno Covas mengatakan rumah sakit umum di kota itu telah mencapai kapasitas 90% dan bisa kehabisan ruang dalam dua minggu, sebagaimana dikutip dari BBC

Baca: Lagi-lagi karena Presiden Brasil, Menteri Kesehatan Brasil Nelson Teich Mengundurkan Diri

Lusinan Peti Mati Tiba di Pemakaman Umum Brasil (Tangkap Layar YouTube CGTN)

Dia menuduh warga yang melanggar aturan lockdown bagai bermain 'Russian roulette' dengan kehidupan orang-orang.

Sebagai informasi, Russian roulette adalah permainan pistol maut menggunakan pistol revolver.

Bagaimanapun juga, Sao Paulo merupakan satu daerah Brasil yang paling terpukul dengan hampir 3.000 kematian sejauh ini.

Covas mengatakan sedang berdiskusi dengan gubernur negara bagian untuk melakukan lockdown agar rumah sakit tidak kewalahan.

Gubernur negara bagian São Paulo memiliki kendali atas kepolisian sehingga dukungannya sangat penting bagi kota ini.

Covas tidak lupa meminta masyarakat agar lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Menurutnya Kota São Paulo perlu mengurangi kegiatan lebih banyak lagi demi memperlambat penularan corona.

"Sulit dipercaya bahwa beberapa orang lebih suka penduduknya menjadi sasaran roulette Rusia. Ketidakpedulian dalam menghadapi kematian tidak pantas," kata Covas.

Sao Paulo memiliki populasi sekitar 12 juta.

Ironisnya angka resmi pemerintah menunjukkan sebagian besar penduduk mengabaikan aturan jarak sosial.

Sebenarnya São Paulo bukan satu-satunya wilayah Brasil yang dilanda wabah parah.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini