News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gedung Putih Rilis Hasil Pemeriksaan Kesehatan Terbaru Trump, Kolesterol hingga Jantung

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KESEHATAN TRUMP - Gambar tangkap layar di media sosial yang menunjukkan kelainan pada wajah Presiden AS, Donald Trump. Sejumlah penampilan janggal Trump di depan publik telah memicu spekulasi seputar kesehatannya beberapa waktu lalu.

TRIBUNNEWS.COM, AS -  Gedung Putih pada Jumat (30/5/2026) merilis hasil pemeriksaan kesehatan terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Laporan setebal 3 halaman itu merinci hasil pemeriksaan kesehatan mulai dari kadar kolesterol,  kondisi jantung, skrining kanker, gula darah, indeks massa tubuh, berat badan, dan sebagainya.

Dokter pribadi Trump mengatakan kondisi kesehatan sang presiden 'sangat baik' dan sepenuhnya layak untuk menjabat sebagai panglima tertinggi AS.

Pemeriksaan medis terhadap Trump dilakukan pada Selasa (26/5/2026) di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed.

Dr. Sean Barbabella, dokter pribadi Trump, menyatakan salah satu presiden tertua AS itu menjalani CT scan dan pemeriksaan pencitraan jantung lainnya serta pemeriksaan skrining kanker dan penilaian pencegahan lainnya yang dilakukan oleh 22 spesialis.

Presiden berusia 79 tahun itu mengatakan di media sosial Truth setelah pemeriksaan kesehatan pekan lalu bahwa  semuanya berjalan "Sempurna".

Dalam unggahan tersebut, Trump mengatakan bahwa "pemeriksaan fisik 6 bulannya" telah selesai dan bahwa "semuanya berjalan dengan sempurna." 

Dia juga berterima kasih kepada para dokter dan staf di pusat medis atas perawatan mereka.

Apa isi laporan kesehatan Donald Trump?

Menurut laporan yang dirilis oleh Gedung Putih, berat badan Donald Trump adalah 238 pon (108 kilogram), naik 14 pon (6 kg) dari pemeriksaan medis pada April 2025.

Para dokternya memberikan panduan tentang diet, aktivitas fisik, dan penurunan berat badan.

Laporan itu juga menyebutkan dengan tinggi 6 kaki 3 inci (1,9 meter), Trump memiliki indeks massa tubuh (BMI) sebesar 29,7. 

Indeks massa tubuh 30 dianggap obesitas oleh dokter.

Laporan itu juga mendokumentasikan memar di tangan Trump, yang dijelaskan sebagai "iritasi jaringan lunak ringan terkait dengan seringnya berjabat tangan," dan mengatakan itu adalah "efek umum dan jinak dari terapi aspirin."

KESEHATAN DONALD TRUMP - Presiden AS Donald Trump melakukan konferensi singkat di Air Force One sebelum kembali ke AS dari pertemuan WEF di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026) (kiri) dan tangan Trump yang terlihat memar (kanan). (Tangkap layar YouTube The White House dan CNN-News18)

Diantara rekomendasinya adalah Trump beralih ke aspirin dosis rendah.

Tahun lalu, Gedung Putih mengatakan Trump didiagnosis menderita insufisiensi vena kronis, kondisi yang cukup umum pada orang dewasa yang lebih tua yang menyebabkan darah mengumpul di kaki presiden.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini