News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Berhenti Update Kematian, Brasil Kembali Terbitkan Data Covid-19 setelah 'Disentil' Pengadilan

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Jair Bolsonaro - Brasil Kembali Terbitkan Data Covid-19 setelah Putusan Pengadilan

Dengan menggunakan data dari sumber-sumber alternatif, media Brasil mulai menerbitkan angka infeksi virus corona dan memberikan informasi kepada publik.

Mereka mengkritik Bolsonaro karena penanganannya terhadap pandemi.

Di mana Bolsonaro dilaporkan sebelumnya menentang tindakan penguncian dan meremehkan virus sebagai flu ringan.

Baca: Brasil Alami Lonjakan Kematian Covid-19 saat Pertokoan Dibuka dan Jalanan Kembali Ramai

Situasi di Brasil

Secara terpisah, hanya AS yang memiliki lebih banyak infeksi virus corona daripada Brasil.

Para ahli kesehatan mengatakan, infeksi diperkirakan akan meningkat lebih tinggi karena wabah masih belum mencapai puncaknya,

Hal ini meningkatkan kekhawatiran lebih parah di rumah sakit.

Bulan lalu, angka kematian Brasil melampaui Italia, dan menempatkan negara tersebut negara nomor tiga di dunia.

Update Virus Corona Global

Meski virus corona tercatat pertama kali di Wuhan, China, tapi kini Amerika Serikat (AS) menjadi urutan pertama yang memiliki jumlah kasus infeksi terbanyak di dunia.

Menurut data terbaru di worldometers.info, Brasil ada di posisi ke-2 dunia mengonfirmasi infeksi virus corona sebanyak 775,184 jiwa.

Sedangkan total kasus virus corona di AS telah menembus angka 2,066,508 pasien.

Sementara, total kematian di AS mencapai 115,137 jiwa dan pasien sembuh ada 808,551 orang.

Dengan angka tersebut, AS menempati posisi pertama total kasus secara global.

Jumlah infeksi virus corona di Rusia hari ini mencapa 493,657 kasus.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini