TRIBUNNEWS.COM - 16 orang meninggal dan puluhan lainnya mengalami luka bakar serius di Bangladesh ketika pipa gas di dekat masjid meledak pada Sabtu (5/9/2020)
Mengutip Al Jazeera, saat peristiwa berlangsung, pejabat mengatakan, umat muslim tengah mengakhiri ibadah mereka.
Petugas pemadam kebakaran menduga, ledakan terjadi akibat kebocoran pipa, yang terjadi sejak Jumat malam di sebuah masjid yang terletak di distrik Narayanganj, tepat di luar Ibu Kota Dhaka.
Baca: Kemenlu Selidiki Status dan Rekam Jejak 2 WNI yang Diduga Terlibat Ledakan Bom di Jolo
Baca: Akun Twitter PM India Modi Diretas: Minta-minta Sumbangan
“Kami terutama menduga bahwa gas bocor dari pipa dan menumpuk di dalam masjid sejak jendela ditutup." kata kata Abdullah Al Arefin, seorang pejabat senior dinas pemadam kebakaran.
"Ketika AC dinyalakan, karena percikan api, gas tersebut bisa meledak,” tambahnya.
Baca: Kapal Perang Rusia dan India Diterjunkan Bantu Padamkan Kebakaran Kapal Tanker di Sri Lanka
Baca: Honda Jazz Dapat Fitur Sunroof di India, Begini Tanggapan PT Honda Prospect Motor
Puluhan orang dilarikan ke rumah sakit khusus luka bakar dan operasi plastik milik pemerintah di Dhaka.
Korban yang dibawa ke rumah sakit tersebut kebanyakan mengidap luka bakar yang parah.
Anak Laki-laki Meninggal karena Luka
Pada Sabtu sore (5/9/2020), sekira 16 orang, termasuk seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun dilaporkan meninggal karena luka yang mereka derita.
Koordinator unit luka bakar rumah sakit mengatakan, para dokter di unit luka bakar di rumah sakit milik pemerintah merawat sedikitnya 37 orang dengan luka bakar hingga 90 persen di tubuh mereka.
Baca: TikTok, PUBG dan Ratusan Aplikasi Lainnya Diblokir, China Sebut India Bahayakan Ekonominya Sendiri
Baca: Husqvarna Kembangkan Sepeda Motor Listrik di India, Bakal Meluncur Tahun 2022
Penyebab Ledakan Masih Diselidiki
Lebih jauh, stasiun TV lokal melaporkan, karena dampak ledakan tersebut, sedikitnya enam AC juga meledak di dalam masjid.
Pihak berwenang telah melakukan penyelidikan atas ledakan tersebut.
Sebagai catatan, di Bangladesh, peraturan keselamatan sering dilanggar dalam konstruksi.