Di kota terbesar kedua Myanmar, Mandalay, para pengunjuk rasa menuntut pembebasan dua pejabat yang ditangkap dalam kudeta.
Di Bagan dengan spanduk dan bendera para pengunjuk rasa berbaris dalam prosesi warna-warni dengan latar belakang kuil kuno.
Beberapa orang berhenti di satu kuil untuk mengutuk para diktator, kata seorang saksi mata.
Baca juga: Peneliti LIPI: ASEAN Bisa Mainkan Peran Strategis Berdialog dengan Junta Militer Myanmar
(Tribunnews.com/Rica Agustina)
Baca tanpa iklan