News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Fakta-fakta Konferensi Pers Pertama Joe Biden: Terkekeh Saat Ditanya Lawan Trump di Pilpres AS 2024

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Gigih
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden AS Joe Biden berbicara kepada wartawan selama konferensi pers pertama kepresidenannya di Ruang Timur Gedung Putih pada 25 Maret 2021 di Washington, DC. Pada hari ke-64 pemerintahannya, Biden, 78, menghadapi pertanyaan tentang pandemi virus corona, imigrasi, pengendalian senjata, dan subjek lainnya.

TRIBUNNEWS.COM - Joe Biden menggelar konferensi pers pertama sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).

Biasanya, konferensi pers Presiden di East West, Gedung Putih menjadi perhatian banyak kalangan.

Dikutip dari Al Jazeera, ikondisi normal, lusinan wartawan hadir meliput konferensi pers seperti ini.

Dengan protokol Covid-19, acara konferensi pers kali ini terlihat sangat berbeda.

Baca juga: Joe Biden Tunjuk Kamala Harris Pimpin Upaya Membendung Arus Imigrasi ke AS

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini Tribunnews rangkum fakta-fakta konferensi pers pertama Joe Biden:

Konferensi Pers di Tengah Pandemi

Kursi yang disediakan untuk wartawan di konferensi pers pertama Joe Biden hanya 30 kursi.

Kantor berita The Associated Press melaporkan, karena kehadiran akan dibatasi, tempat duduk diatur dengan jarak sosial yang ditetapkan.

Para pembantu Gedung Putih akan membersihkan mikrofon yang digunakan oleh setiap reporter sebelum diteruskan ke penanya berikutnya.

Konferensi Pers setelah 50 Hari Menjabat

Joe Biden menghadapi kritik karena baru mengadakan konferensi pers pertamanya setelah 50 hari masa jabatannya.

Meski Biden telah berbicara dengan wartawan beberapa kali sejak dia menjabat 20 Januari 2021.

Baca juga: Penembakan Massal Colorado, Presiden Joe Biden Ajak Semua Pihak untuk Setujui Larangan Bersenjata

Berbagai Masalah Mendesak

Wartawan mengajukan pertanyaan tentang masalah mendesak seperti lonjakan migran di perbatasan AS-Meksiko, pengendalian senjata, hubungan dengan China dan Rusia, dan penarikan pasukan dari Afghanistan.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda

Berita Populer

Berita Terkini