"Negara itu tidak hanya mengembangkan pengawasan dan pengujian yang sangat sukses, namun juga mengekspor tes tersebut ke seluruh dunia, mengendalikan penyakit dengan cara yang sangat signifikan da' "membuat iri dunia'," kata Ryan.
Hingga saat ini, Korsel telah melaporkan 551 kasus baru pada hari Rabu lalu, sehingga total infeksi Covid-19 di negara itu menjadi 103.639, dengan mencatat 1.735 kematian.
Terlepas dari pujian internasional, beberapa pejabatnya termasuk anggota parlemen independen yang duduk di Komite Kesehatan dan Kesejahteraan Parlemen Korsel, Lee Yong-ho mengatakan bahwa program vaksinasi yang lambat menimbulkan keraguan tentang rencana pemerintah dalam mencapai herd immunity pada tahun ini.
"Dengan hanya 1,5 persen dari total 52 juta populasi yang divaksinasi, perlu dipertanyakan dengan pasokan yang ada saat ini terkait kapan kita akan mencapai herd immunity," tegas Yong-ho.
Baca tanpa iklan