News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Berharganya Nilai Prangko di Jepang, Bisa Hasilkan Pendapatan Penjualan Hingga 7 Triliun Yen

Editor: Dewi Agustina
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prangko Jepang tema Olimpiade Tokyo 1964.

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Penjualan prangko di Jepang bisa mencapai 7 triliun yen dan penghasilan penjualan asuransi dan tabungan pos mencapai sekitar 13 triliun yen.

Mengapa Pos Jepang bisa menjual prangko dan menghasilkan uang banyak per tahunnya?

Pengalaman Tribunnews.com sebagai pengurus Asosiasi Pengumpul Prangko Jepang (JPS = Japan Philatelic Society) awal tahun 2000-an selama beberapa tahun, memperlihatkan antusiasme yang sangat besar warga Jepang kepada prangko.

Mengapa? Pertama, Karena prangko Jepang dapat dipakai kapan pun juga.

Yang terbit sudah lama misalnya tahun 1945, asalkan masih baru belum terpakai, bisa dipakai saat ini (2021) dengan nominal sesuai yang tercantum.

Misalnya prangko terbitan tahun 1945 tercetak dengan nominal 10 yen.

Saat ini (2021) waktu ditempel ke amplop surat untuk pengiriman surat pos, berlaku 10 yen pula.

Tinggal kekurangan biaya pos dibeli prangko yang ada saat ini. Jumlahnya sudah mencukupi, masukkan ke kotak surat dan surat akan sampai ke tujuan.

Kedua, penghargaan prangko dianggap sebagai salah satu etika yang ada di Jepang.

Baca juga: Prangko Pos Militer Surakarta Tahun 1949 Bernilai Fantastis, Waspada Kini Beredar Versi Palsu

Mengapa? Dengan prangko, kirim surat, akan jauh lebih sopan dibandingkan pengiriman lewat whatsapp, LINE atau aplikasi ponsel lainnya di saat perayaan sesuatu (misalnya saat mengucapkan selamat tahun baru).

Prangko adalah salah satu budaya penghormatan di Jepang.

Itulah sebabnya, (hal ketiga), kalau terbit prangko banyak sekali orang antre di kantor pos untuk membeli prangko baru.

Selain tertarik ingin melihat prangko baru, juga bagian dari penghormatan kepada kantor pos yang telah bersusah payah menerbitkan dan mengabadikan sejarah Jepang dalam bentuk prangko.

Hal keempat adalah tabungan. Sejak awal pengumpulan prangko oleh para hobbyist (kolektor) adalah tabungan.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini