Keputusan Bennett akan memperkuat Lapid, yang mempunyai batas waktu hingga Rabu (2/6) untuk membentuk koalisi.
Perjanjian Bennett-Lapid  dilaporkan semakin memungkinkan setelah pecahnya kekerasan antara Israel dan pejuang Hamas pada 10 Mei. Namun saat itu Bennett menangguhkan diskusi tersebut. Pertempuran itu berakhir dengan gencatan senjata setelah 11 hari yang ditengahi Mesir.
Menanggapi pidato Bennett, seorang pejabat Organisasi Pembebasan Palestina (Palestinian Liberation Organization – PLO) mengatakan, calon pemerintah akan menjadi "ekstrem kanan" dan tidak berbeda dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Netanyahu. (Tribunnews.com/Aljazeera/Hasanah Samhudi)
Baca tanpa iklan