News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kim Jong Un dan Xi Jinping Saling Bertukar Pesan, Bahas Kerja Sama Antar Kedua Negara

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Sri Juliati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gambar ini diambil pada 14 Januari 2021 dan dirilis dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) resmi Korea Utara pada 15 Januari menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memberi isyarat dari tribun selama parade militer merayakan Kongres ke-8 Partai Pekerja Korea (WPK) di Pyongyang.

TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden China Xi Jinping bertukar pesan, demikian KCNA melaporkan.

Mereka menjanjikan untuk memperkuat hubungan pada peringatan perjanjian persahabat, kerja sama, dan bantuan timbal balik antara kedua negara. 

Melansir Reuters, dalam sebuah pesan kepada Xi Jinping, Kim Jong Un mengatakan, hubungan mereka sangat penting dalam menghadapi pasukan asing.

KCNA juga melaporkan bahwa Xi Jinping berjanji untuk membawa kerja sama dengan Korea Utara "ke tahap baru".

China telah menjadi satu-satunya sekutu utama Korea Utara sejak keduanya menandatangani perjanjian pada 1961.

Baca juga: Presiden Xi Jinping Ingatkan Negara Lain Jangan Menekan China pada HUT Ke-100 Partai Komunis

Baca juga: Presiden China Xi Jinping Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Ebrahim Raisi Sebagai Presiden Iran

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menghadiri Rapat Pleno Komite Pusat Partai Pekerja Korea, Jumat (18/6). Foto dirilis KCNA pada Sabtu (19/6) (AFP)

Sanksi internasional yang dijatuhkan atas program senjata nuklir dan rudal balistik Pyongyang telah membuat Korea Utara lebih bergantung pada Beijing, terutama untuk perdagangan dan dukungan lainnya.

"Meskipun situasi internasional yang rumit dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam beberapa tahun terakhir, kepercayaan dan persahabatan militan antara DPRK dan China semakin kuat dari hari ke hari," kata Kim dalam pesannya, KCNA melaporkan, menggunakan inisial nama resmi Korea Utara.

Perjanjian itu membela sosialisme dan perdamaian di Asia sekarang.

"Karena kekuatan musuh menjadi lebih putus asa dalam tantangan dan gerakan obstruktif mereka," kata Kim.

Baca juga: Singapura Kembali Kirim Bantuan Oksigen dan Peralatannya demi Bantu Indonesia Hadapi Krisis Covid-19

Baca juga: Kim Jong Un Copot Pejabat Senior Terkait Penanganan Covid-19 karena Dinilai Timbulkan Krisis Besar

Presiden Tiongkok Xi Jinping (Mark Schiefelbein/AP Photo)

Pesan Xi menyinggung soal rencana untuk memberikan dukungan yang lebih besar kepada kedua negara dan rakyat.

Yakni dengan memperkuat komunikasi dengan Kim dan dengan terus memimpin hubungan persahabatan dan kerja sama antara kedua negara ke tahap baru.

Berita lain terkait Korea Utara

Berita lain terkait Xi Jinping

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini