TRIBUNNEWS.COM, SURIAH - Pemerintah pimpinan Kurdi di timur laut Suriah berencana membebaskan kerabat tersangka kelompok ISIS dari kamp al-Hol di provinsi Hasakeh.
Sebuah gambar yang diambil di Kamp al-Hol yang dikelola Kurdi, yang menampung kerabat tersangka pejuang kelompok Negara Islam (IS) di provinsi Hasakeh timur laut, menunjukkan keluarga bersiap untuk pembebasan mereka dari kamp untuk kembali ke rumah di wilayah utara Raqqa pada September. 14, 2021. AFP/Delil SOULEIMAN (AFP/DELIL SOULEIMAN)
Keluarga kelompok ISIS itu juga telah bersiap untuk pembebasan mereka dari kamp untuk kembali ke rumah di wilayah utara Raqqa.
Sebuah gambar yang diambil di Kamp al-Hol yang dikelola Kurdi, yang menampung kerabat tersangka pejuang kelompok Negara Islam (IS) di provinsi Hasakeh timur laut, menunjukkan keluarga bersiap untuk pembebasan mereka dari kamp untuk kembali ke rumah di wilayah utara Raqqa pada September. 14, 2021. AFP/Delil SOULEIMAN (AFP/DELIL SOULEIMAN)Sebuah gambar yang diambil di Kamp al-Hol yang dikelola Kurdi, yang menampung kerabat tersangka pejuang kelompok Negara Islam (IS) di provinsi Hasakeh timur laut, menunjukkan keluarga bersiap untuk pembebasan mereka dari kamp untuk kembali ke rumah di wilayah utara Raqqa pada September. 14, 2021. AFP/Delil SOULEIMAN (AFP/DELIL SOULEIMAN)
Sejak tahun 2020 Pemerintah pimpinan Kurdi di timur laut Suriah memulai rencana untuk mengosongkan kamp pengungsi al-Hol untuk mengurangi kepadatan dan tekanan terhadap pasukan keamanan di wilayah itu.