Yang lainnya menuduh pelanggaran Covid-19 selama kampanye pemilihan tahun lalu. Keduanya menyangkal melakukan kesalahan.
Richard Horsey, pakar Myanmar di International Crisis Group, mengatakan tuduhan itu dirancang untuk mengesampingkan seorang pemimpin yang dipilih secara populer.
"Jenderal tahu bahwa putusan ini tidak akan meyakinkan siapa pun, dan tujuannya bukan untuk menunjukkan kekuatan rezim. Tapi kemungkinan hanya akan memperkuat tekad gerakan perlawanan rakyat," katanya. (Tribunnews.com/TST/Hasanah Samhudi)
Baca tanpa iklan