News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

POPULER Internasional: Ledakan di Kamp Pengungsi di Lebanon | Donald Trump Caci Maki Netanyahu

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rangkuman berita populer Internasional, di antaranya ledakan besar telah megguncang sebuah kamp Palestina di kota pelabuhan Tirus di Lebanon selatan.

TRIBUNNEWS.COM - Rangkuman berita populer Tribunnews di kanal Internasional dapat disimak di sini.

Ledakan besar telah megguncang sebuah kamp Palestina di kota pelabuhan Tirus di Lebanon selatan, Jumat (10/12/2021), malam.

Di Taiwan, otoritas kesehatan tengah menyelidiki kasus seorang pekerja laboratorium yang positif Covid-19 diduga karena digigit tikus.

Sementara itu, Amerika Serikat akan menjatuhkan sanksi kepada negara yang menyalahgunakan kekuasaan yang menimbulkan penderitaan dan penindasan bagi warganya.

Sedangkan Mantan Presiden AS, Donald Trump mencaci maki sekutu dekatnya, mantan PM Israel Benjamin Netanyahu, karena memberi selamat kepada Joe Biden.

Selengkapnya, berikut rangkuman berita populer Tibunnews di kanal Internasional.

1. Ledakan Besar Guncang Kamp Palestina di Lebanon, Ini Penyebabnya

Ledakan besar telah megguncang sebuah kamp Palestina di kota pelabuhan Tirus di Lebanon selatan, Jumat (10/12/2021), malam.

Akibat ledakan tersebut, sejumlah orang tewas dan cedera.

Melansir Al Jazeera, setidaknya 12 orang telah terluka dan ada korban jiwa,

Namun korban tewas masih belum diketahui jumlahnya.

Kantor Berita Nasional (NNA) melaporkan, ledakan itu terjadi di gudang senjata Hamas yang dicurigai di kamp Burj al-Shemali.

Baca juga: Ledakan Bom di Irak Tewaskan Empat Orang, Pelaku Diduga ISIS

Baca juga: Prancis akan Bekerja Sama dengan Arab Saudi untuk Selesaikan Krisis Lebanon

Sementara itu, seorang hakim telah memerintahkan pasukan keamanan untuk melakukan penyelidikan.

Kantor Berita Shehab, yang terlihat dekat dengan Hamas, mengutip sumber Palestina mengatakan, ledakan itu disebabkan oleh pengapian tabung oksigen yang disimpan untuk digunakan dalam memerangi pandemi Covid-19.

NNA mengatakan, tentara mengepung daerah itu, mencegah orang memasuki atau meninggalkan kamp.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini