News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

WHO Cemas Masifnya Penyebaran Delta dan Omicron Memicu Tsunami Covid-19

Penulis: Inza Maliana
Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyerukan pada Senin (20/12/2021) agar dunia bersatu dan membuat keputusan sulit yang diperlukan untuk mengakhiri pandemi Covid-19 dalam tahun depan.

Di sisi lain, WHO telah memperingatkan program suntikan booster vaksin dapat membuat pandemi semakin berkepanjangan.

Tampak pada gambar vaksin Covid-19 Moderna yang akan menjadi dosis ketiga atau vaksin booster dan jarum suntik bagi tenaga kesehatan di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/8/2021). Penyuntikan dosis ketiga itu dimaksudkan untuk memberikan proteksi tambahan kepada petugas kesehatan, terutama bagi yang merawat pasien Covid-19.?Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan?booster? vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) ditargetkan selesai pada minggu kedua Agustus 2021 dengan jumlah nakes yang menjadi prioritas penerima vaksin sebanyak 1.468.764 orang. Tribunnews/Jeprima (TRIBUNNEWS/Jeprima)

Baca juga: Di Luar Negeri Cakupan Vaksin Tinggi tapi Kasus Penularan Juga Meningkat, Apa Penjelasan WHO?

Baca juga: Lampaui Target WHO, Cakupan Vaksinasi Lengkap Indonesia Capai 40,12 Persen dari Total Populasi

Hal ini karena negara-negara miskin harus berjuang memvaksinasi penduduknya karena ketidaksetaraan akses terhadap vaksin.

Tetapi, negara-negara kaya mendesak warganya untuk menerima suntikan booster.

Minggu lalu pun, Israel menjadi negara pertama yang memberi lampu hijau dosis keempat.

Tedros meminta pemerintah untuk menjadikan resolusi tahun baru mereka mendukung kampanye WHO untuk memvaksinasi 70% populasi di setiap negara pada awal Juli 2022.

(Tribunnews.com/Maliana)

Berita lain terkait Virus Corona

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini