News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kenapa Rusia dan Ukraina Diambang Perang? Apa yang Diinginkan Putin?

Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

This handout photograph released on January 20, 2022 by Kementerian Pertahanan Belarus, menunjukkan prajurit Rusia berdiri tegak pada saat kedatangan mereka untuk latihan bersama di Belarus. - Simak penjelasan terkait konflik Rusia-Ukraina.

Sementara baik Moskow maupun kekuatan Barat tidak mengumumkan perincian tanggapan tersebut.

Telah dibuat jelas bahwa tuntutan utama Rusia-Ukraina pada dasarnya dilarang menjadi anggota NATO dan janji bahwa aliansi tidak akan berkembang lebih jauh ke timur telah menolak.

Mengapa Ukraina?

Putin khawatir Ukraina yang penting secara strategis, yang memimpin sayap barat daya Rusia, berasimilasi ke Barat.

Mengutip The Guardian, Putin keberatan dengan kedekatannya yang berkembang dengan NATO.

Dia juga menentang hubungan Kyiv yang berkembang dengan Uni Eropa.

Demonstran meneriakkan slogan-slogan saat mereka berbaris di belakang spanduk bertuliskan "Ukraina akan melawan" dengan warna bendera nasional selama rapat umum di Kyiv pada 12 Februari 2022, yang diadakan untuk menunjukkan persatuan di tengah peringatan AS tentang invasi Rusia yang akan segera terjadi. (Photo by Sergei SUPINSKY / AFP) (AFP/SERGEI SUPINSKY)

Lebih buruk lagi, dari sudut pandangnya, Ukraina adalah negara demokrasi, dengan kebebasan berbicara dan media bebas, yang dengan bebas memilih para pemimpinnya.

Dalam praktiknya, Rusia tidak menikmati kebebasan seperti itu.

Jika mereka mengikuti contoh Ukraina, Putin tidak akan bertahan lama.

Secara lebih luas, Putin adalah seorang revisionis nostalgia yang menganggap Ukraina sebagai bagian integral dari sejarah Rusia dan kekalahannya sebagai simbol kekalahan perang dingin Rusia.

Akankah Ukraina bergabung dengan NATO?

Masih dikutip dari Al Jazeera, Ukraina bukan anggota NATO, tetapi menginginkannya.

Itu dianggap sebagai mitra aliansi.

Sebelum dipertimbangkan untuk menjadi anggota, NATO mengatakan, Kyiv perlu membasmi momok seperti korupsi.

Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg pada bulan Desember menolak tuntutan Rusia untuk membatalkan komitmen 2008 ke Ukraina bahwa negara itu suatu hari akan menjadi anggota.

Baca juga: Presiden Ukraina Menganggap Enteng Peringatan Invasi Rusia yang Menambah Jumlah Pasukan

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini