News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

144 WNI Berhasil Dipulangkan dari Ukraina, 9 WNI Masih di Chernihiv

Penulis: Suci Bangun Dwi Setyaningsih
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Garuda Indonesia mengoperasikan penerbangan evakuasi bagi 80 Warga Negara Indonesia (WNI) dan 3 Warga Negara Asing dari Ukraina, Kamis (3/3/2022).

"Sekitar pukul 17.10 WIB, pesawat Garuda Indonesia yang membawa pulang warga negara Indonesia telah mendarat di tanah air," ucap Menlu dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube MoFA Indonesia.

"Sebanyak 80 warga negara Indonesia dan tiga warga negara asing yang merupakan keluarga dari WNI berada di dalam rombongan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Retno menambahkan, masih terdapat 14 orang yang belum dievakuasi dari Bucharest, Rumania.

Menlu mengatakan, masih ada empat warga negara Indonesia (WNI) yang berhasil keluar dari Kota Kharkiv, Ukraina.

Kini, keempat WNI tersebut sudah berada di Kota Lviv.

Selain itu, ada satu WNI yang juga bergabung di Kota Lviv.

"Hari ini, Rabu (3/3/2022), terdapat 4 warga negara Indonesia di Kharkiv sudah dapat keluar dan tiba di Lviv dengan selamat," kata Menlu.

Selain itu, Pemerintah akan terus berupaya untuk melakukan evakuasi 9 WNI yang masih berada di Kota Chernihiv.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menyambut kedatangan warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNI) dari Ukraina, Kamis (3/3/2022). (Tangkap layar kanal YouTube MoFA Indonesia)

Kemlu Pastikan Komunikasi Masih Terus Terjalin dengan 9 WNI di Chernihiv

Diberitakan Tribunnews.com, di antara WNI yang masih di Ukraina, terdapat 9 WNI di Chernihiv berdasarkan informasi yang diberikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) pada Selasa (8/3/2022).

Kota di utara Ukraina itu, saat ini masih terjadi pertempuran, sehingga para WNI diminta tetap berada di sana.

Namun, Direktur Perlindungan WNI, Judha Nugraha memastikan komunikasi masih terus terjalin dengan para WNI tersebut.

“Hari ini Selasa, komunikasi juga terus terjalin,” katanya lewat pesan kepada Tribunnews.com.

Baca juga: AS Khawatir Rusia Rebut Fasilitas Penelitian Biologis Ukraina

Sebelum terjadinya serangan Rusia ke Ukraina, KBRI Kyiv telah jalin komunikasi dengan para WNI di Ukraina, termasuk dengan 9 WNI yang berada di Chernihiv.

Sesuai rencana kontijensi, jika terjadi serangan para WNI diminta segera berkumpul di KBRI Kyiv.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini