News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

UPDATE Invasi Rusia: 6.000 Tentara Putin Diduga Tewas, Rumah Sakit Dibom, hingga Inggris Kirim Rudal

Penulis: Ika Nur Cahyani
Editor: Wahyu Gilang Putranto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang bocah Ukraina melihat ke luar jendela bus di Korczowa, Polandia, pada 5 Maret 2022. - Hampir 1,37 juta pengungsi telah meninggalkan Ukraina dalam seminggu sejak invasi, dengan lebih dari setengahnya pergi ke Polandia, menurut badan pengungsi PBB . (Photo by JANEK SKARZYNSKI / AFP)

TRIBUNNEWS.COM - Invasi Rusia ke Ukraina memasuki hari ke-15 pada Kamis (10/3/2022) hari ini.

Rusia meningkatkan serangannya terhadap warga sipil Ukraina di tengah pembukaan koridor kemanusiaan.

Pada Rabu (9/3/2022), Rusia mengebom sebuah rumah sakit bersalin di Mariupol, Ukraina.

Selain itu, terjadi pertempuran di jalanan Voznesensk dan kemacetan akibat banyaknya warga Ukraina yang ingin keluar dari Kyiv.

Berikut perkembangan terakhir dari invasi Rusia ke Ukraina dilansir CNN

1. Pasukan Rusia mengebom rumah sakit bersalin dan anak-anak di Kota Mariupol, mengakibatkan 17 orang terluka.

Sebuah video yang disediakan oleh Associated Press menunjukkan serangan udara Rusia meluluhlantakkan sebuah rumah sakit bersalin di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung, Rabu (9/3/2022). (YT Ap News)

Serangan ini memicu kecaman dari dunia serta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Presiden Zelensky mengatakan pemboman itu adalah "bukti genosida" dan menyerukan zona larangan terbang di Ukraina.

Insiden ini terjadi di tengah persetujuan Rusia untuk melakukan gencatan senjata selama 12 jam untuk memungkinkan warga mengungsi.

2. Hampir 35.000 orang berhasil dievakuasi melalui koridor kemanusiaan pada Rabu lalu, menurut Presiden Zelensky.

Ribuan warga itu berasal dari Kota Kyiv, Sumy, dan Enerhodar.

Zelensky mengatakan, upaya evakuasi warga dari Mariupol, Izium, dan Volnovakha akan dilanjutkan pada Kamis ini.

Namun pihak berwenang Ukraina mengatakan, upaya evakuasi di beberapa pinggiran Kota Kyiv gagal serta tembakan senjata berat diduga mengganggu beberapa rute.

3. Gedung Putih memperingatkan bahwa Rusia dapat menggunakan senjata kimia di Ukraina atau membuat operasi 'bendera palsu'.

Seorang pria memprotes invasi Rusia ke Ukraina di Moskow pada 24 Februari 2022. (AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

Tudingan ini dilayangkan setelah sebelumnya Moskow menuduh AS mengembangkan senjata kimia di Ukraina, namun telah dibantah Amerika.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini