News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Bantu Ukraina, Spanyol Kirimkan Rudal Anti-Pesawat dan Tank Tempur

Editor: Sanusi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Prajurit Pasukan Militer Ukraina berjalan di sepanjang jalur pada posisi mereka di garis depan dengan separatis yang didukung Rusia, dekat desa Novognativka, wilayah Donetsk pada 21 Februari 2022.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nur Febriana Trinugraheni

TRIBUNNEWS.COM, MADRID – Menurut laporan surat kabar El Pais pada hari Minggu (5/6/2022) kemarin, Spanyol akan memasok senjata rudal anti-pesawat dan tank tempur Leopard ke Ukraina, sebagai langkah untuk meningkatkan dukungan militernya terhadap Ukraina.

Pemerintah Spanyol juga dilaporkan akan memberikan pelatihan penting kepada militer Ukraina mengenai cara penggunaan tank tempur Leopard.

Pelatihan tersebut akan diadakan di Latvia, di mana pasukan Angkatan Darat Spanyol telah mengerahkan 500 tentara dalam kerangka operasi NATO Enhanced Advanced Presence. Menurut seorang sumber, tahap kedua dari pelatihan tersebut dapat berlangsung di Spanyol.

Baca juga: Soal Pengiriman Rudal ke Ukraina, Putin: AS Hanya Ingin Memperpanjang Konflik

Dikutip dari Reuters, Kementerian Pertahanan Spanyol sedang menyelesaikan pengiriman rudal anti-pesawat Shorad Aspide tingkat rendah ke Ukraina, yang telah diganti oleh Angkatan Darat Spanyol dengan sistem yang lebih canggih.

Sejauh ini, Spanyol telah membantu Ukraina, dengan memasok amunisi, peralatan perlindungan individu, dan senjata ringan ke militer Ukraina.

Baca juga: Inggris Kirim Senjata Peluncur Roket M270 ke Ukraina untuk Bantu Hadapi Rusia

Tawaran peningkatan dukungan Spanyol untuk Ukraina diajukan ketika Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez mengunjungi Ukraina dan bertemu dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy pada 21 April lalu.

Pada saat kunjungannya, Sanchez mengatakan Spanyol akan meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki dugaan kejahatan perang Rusia di Ukraina, dan berencana mengirim penyelidik kejahatan perang ke Ukraina.

Banyak pemimpin Eropa yang melakukan perjalanan ke Ukraina sejak invasi Rusia dimulai, untuk menunjukkan dukungan kepada pemerintahan dan rakyat Ukraina.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini