Dilansir Independent, ratusan calon pelamar membakar gerbong kereta, memblokir rel kereta api dan jalan.
Mereka juga bentrok dengan pasukan keamanan saat meneriakkan slogan-slogan menentang rencana perekrutan tentara jangka pendek.
Demonstran berpendapat perekrutan bergaya AS itu akan akan membuat mereka menganggur.
Pada hari Selasa, Pemerintah India meluncurkan program "Agnipath" atau "Jalan Api", yang akan melantik calon angkatan bersenjata untuk dikontrak hanya empat tahun ke dalam tiga layanan: angkatan laut, angkatan udara dan angkatan darat.
Baca juga: Polisi Kawal Demo 1706 di Kedubes India, Ratusan Personel hingga Barakuda Disiagakan
Baca juga: Otoritas India Robohkan Rumah Pengunjuk Rasa Terkait Kericuhan Aksi Protes Penghinaan Nabi Muhammad
Setelah peserta menyelesaikan program ini, hanya 25 persen yang akan dipertahankan dan sisanya akan dilepaskan.
Menteri Pertahanan Rajnath Singh menyebut skema baru itu sebagai "reformasi kebijakan pertahanan utama" untuk membuat angkatan bersenjata India lebih siap tempur.
Langkah itu juga bertujuan untuk mengurangi dana pensiun dan gaji yang membengkak, yang telah menjadi masalah sejak lama.
Ribuan orang turun ke jalan untuk menuntut pembatalan rencana tersebut.
(Tribunnews.com)
Baca tanpa iklan