Sementara itu, keadaan penculikannya masih belum jelas.
Para pejabat AS - yang tidak disebutkan namanya - mengatakan kepada outlet berita bahwa mereka yakin dia diculik oleh Jaringan Haqqani yang bersekutu dengan Taliban.
Kantor berita Associated Press melaporkan pada tahun 2020 bahwa pasukan AS melakukan operasi penyelamatan, tapi gagal membebaskan Frerich tahun itu.
Dalam sebuah video yang difilmkan pada akhir tahun 2021 dan dipublikasikan pada bulan April, Frerichs memohon pembebasannya.
Dia mengatakan ingin bersatu kembali dengan keluarganya.
“Saya ingin meminta pimpinan Imarah Islam Afghanistan, tolong, bebaskan saya,” katanya.
Keluarga Frerichs meminta pemerintah Biden awal tahun ini untuk membebaskan Noorzai – tuntutan utama Taliban yang diketahui – untuk mengamankan pembebasan veteran Angkatan Laut AS.
Baca juga: Setahun Taliban Berkuasa: Wanita Afghanistan Masih Tuntut Hak-hak Perempuan hingga Dipukuli Pejuang
“Saya mengerti Noorzai adalah seorang penjahat yang dihukum," tulis saudara perempuan Frerichs Charlene Cakora di Washington Post pada bulan Januari.
"Tapi saya tahu kami telah menahannya selama lebih dari 16 tahun," terangnya.
"Orang lain yang telah melakukan jauh lebih buruk telah dikirim pulang. Itu normal bagi tahanan untuk dikembalikan setelah perang berakhir,” jelasnya.
Anggota parlemen dari negara bagian asal Frerichs di Illinois juga mendesak Biden untuk memastikan pembebasannya.
Frerichs berasal dari Lombard, sebuah kota dekat Chicago.
Keluarga Frerichs membela kesepakatan pertukaran tahanan pada hari Senin.
“Saudaraku masih hidup dan aman karena Presiden Biden mengambil tindakan," kata Cakora dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir beberapa outlet berita AS.
"Ada beberapa orang yang menentang kesepakatan yang membawa Mark pulang, tetapi Presiden Biden melakukan apa yang benar," tuturnya.
"Dia menyelamatkan nyawa seorang veteran Amerika yang tidak bersalah,” ucapnya.
Berita lain terkait dengan Taliban
(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)
Baca tanpa iklan