News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

AS Bunuh Dua Pejabat ISIS dalam Serangan Helikopter di Suriah

Penulis: Rica Agustina
Editor: Pravitri Retno W
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Tiang lampu berlogo kelompok ISIS - Amerika Serikat (AS) membunuh dua pejabat ISIS dalam serangan helikopter di Suriah timur pada Minggu (11/12/2022) pagi.

TRIBUNNEWS.COM - Amerika Serikat (AS) membunuh dua pejabat ISIS dalam serangan helikopter di Suriah timur pada Minggu (11/12/2022) pagi.

Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan serangan itu adalah operasi sepihak AS dengan "perencanaan ekstensif".

Laporan sementara menyebutkan tidak ada warga sipil yang terbunuh atau terluka dalam serangan tersebut.

Adapun salah satu pejabat yang tewas adalah "Anas", pemimpin ISIS regional yang terlibat dalam perencanaan operasi di Suriah timur.

"ISIS terus menjadi ancaman bagi keamanan dan stabilitas kawasan," kata juru bicara CENTCOM, Kolonel Joe Buccino, sebagaimana dikutip CNN International.

"Kematian para pejabat ISIS ini akan mengganggu kemampuan organisasi teroris tersebut untuk merencanakan lebih lanjut dan melakukan serangan yang membuat tidak stabil di Timur Tengah."

Baca juga: ISIS Akui Kematian Pemimpinnya Abu al-Hasan al-Hashmi al-Qurayshi, Kini Umumkan Sosok Pengganti

AS bersikeras bahwa pihaknya berkomitmen pada kampanye untuk mengalahkan ISIS dalam kemitraan dengan pasukan lokal.

Kampanye itu dilakukan bahkan ketika operasi Turki baru-baru ini di Suriah utara yang menargetkan pasukan Kurdi telah membahayakan personel AS dan mengancam akan mengacaukan situasi di Suriah.

Pasukan Kurdi telah mengambil bagian dalam serangan di desa Al-Zer di Deir el-Zour timur, kata kelompok pemantau perang Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di Inggris.

Militan menolak menyerahkan diri sebelum helikopter AS menembaki rumah tempat mereka berada, tambahnya.

Ada sekitar 900 pasukan AS di Suriah yang mendukung Pasukan Demokratik Suriah pimpinan Kurdi dalam perang melawan ISIS.

Mereka sering membidik militan ISIS terutama di bagian timur laut Suriah yang berada di bawah kendali Kurdi.

Dikutip dari AP News, IS sleeper cells terus melakukan serangan mematikan di Suriah dan Irak.

Selama beberapa tahun, kelompok tersebut menguasai beberapa wilayah di kedua negara tetapi kehilangan benteng terakhirnya pada tahun 2019.

Lebih lanjut, dua pekan lalu, AS menyambut baik kabar kematian pemimpin ISIS Abu al-Hasan al-Hashimi al-Qurayshi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini