Untuk saat ini, Pemerintah Persatuan Nasional Myanmar, yang memenangkan mayoritas kursi di Parlemen pada pemilu 2020, sedang melakukan segala yang mereka bisa untuk mengatasi krisis.
“Mereka bekerja untuk mendukung klinik untuk mendapatkan bantuan kemanusiaan melewati perbatasan," ujar Andrews.
"Mereka bekerja dengan jaringan LSM (organisasi non-pemerintah) dan CSO (organisasi masyarakat sipil) yang memberikan bantuan kemanusiaan."
"Mereka bekerja di bawah tanah di sekitar upaya junta untuk menghentikannya."
"Mereka melakukan upaya heroik untuk mendukung rakyat Myanmar."
Ia menambahkan, ada negara-negara di dunia yang berhasil bertransisi dari kediktatoran militer ke demokrasi, seperti Korea Selatan dan Indonesia.
"Mereka bisa menjadi panutan bagi para panglima militer Myanmar."
(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)
Baca tanpa iklan