News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Militer Myanmar Semakin Brutal, Belasan Warga Sipil Dibantai

Editor: Hasanudin Aco
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasca dua tahun pemerintahan Myanmar di kudeta Junta militer, organisasi bantuan kemanusiaan pada anak atau United Nations Children's Fund (UNICEF) mencatat sebanyak 1,5 juta masyarakat Myanmar melakukan eksodus massal.

Kedua anaknya, berusia 9 dan 11 tahun, diselamatkan setelah tentara pergi dari tempat itu. Moe Kyaw sendiri tidak menjelaskan bagaimana ia mengetahui perlakuan tentara terhadap istrinya.

Organisasi Pemerintahan Persatuan Myanmar (NUG), kelompok utama yang menentang kekuasaan junta, menyebut para tentara yang membantai sipil itu berasal dari Divisi Infanteri Ringan ke-99 yang bermarkas di wilayah Mandalay.

Sebelumnya, dalam kejadian terpisah, pasukan junta militer Myanmar dilaporkan menculik dua bocah berusia 12 dan 13 tahun yang membantu Pasukan Pertahanan Rakyat pada 26 Februari.

Kedua bocah itu dipenggal usai disuruh menunjukkan lokasi kamp mereka.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini