Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Mulai Senin 13 Maret 2023 Jepang akan bebas masker pada hakekatnya.
Namun Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang menekankan untuk menginformasikan dengan tepat hal itu kepada masyarakat agar tak menimbulkan kecemasan dan kebingungan.
"Mengenakan masker sebagai langkah melawan corona baru akan diserahkan kepada kebijaksanaan individu sejak Senin mendatang. Tolong beritahu dengan hati-hati kepada publik dengan berbagai tinjauan yang ada khususnya bagi organisasi atau perusahaan, agar tidak menimbulkan kecemasan atau kebingungan," papar Menteri Kato.
Menjelang transisi virus corona baru di bawah Undang-Undang Penyakit Menular pemakaian masker akan diserahkan kepada penilaian individu mulai minggu depan.
Di sisi lain, untuk mencegah infeksi pada lansia, yang berisiko tinggi menjadi sakit parah, pemerintah merekomendasikan untuk memakainya saat pergi ke institusi medis atau naik kereta dan bus yang penuh sesak.
Menteri Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Kato mengatakan pada konferensi pers, "Kami ingin meminta kerja sama Anda karena bisnis terkadang mengharuskan karyawan dan pengguna untuk memakainya sebagai tindakan melawan infeksi, tetapi apakah akan memakainya atau tidak pada dasarnya adalah keputusan individu masing-masing."
"Pada 8 Mei, kami akan meninjau posisi Undang-Undang tentang Penyakit Menular dan terus memperhatikan infeksi, dan saya berharap kami akan kembali ke kehidupan sehari-hari sesegera mungkin, yang akan mengarah pada kembalinya kegiatan ekonomi dan sosial dan pengembangan lebih lanjut."
Pada konferensi pers setelah pertemuan Kabinet, Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno menyatakan, "Penanganan masker di dalam pemerintahan pada dasarnya diserahkan kepada penilaian individu, dan meskipun pada dasarnya tidak perlu meminta staf dan pengunjung dari luar untuk memakai masker, diketahui bahwa diperbolehkan untuk meminta karyawan memakai masker ketika diperlukan untuk langkah-langkah pengendalian infeksi, dan kami akan membuat keputusan yang tepat untuk setiap tempat kerja."
Dalam rapat Kabinet, ia menjelaskan akan membatalkan imbauan memakai masker yang sudah dilanjutkan sejak April tiga tahun lalu.
Sementara itu bagi para pecinta Jepang dapat bergabung gratis ke dalam whatsapp group Pecinta Jepang dengan mengirimkan email ke: info@sekolah.biz Subject: WAG Pecinta Jepang. Tuliskan Nama dan alamat serta nomor whatsappnya.