Situasi keamanan di Sudan memburuk secara cepat sejak 15 April lalu, saat bentrokan pecah antara Angkatan Bersenjata Sudan (SAF) dan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter negara itu.
Perlu diketahui, RSF memainkan peran utama dalam penggulingan Presiden Sudan Omar al-Bashir pada 2019 yang telah berkuasa selama 30 tahun sebelum kudeta
Namun kelompok milisi sejak saat itu menolak integrasi formal ke dalam militer, mendorong perebutan kekuasaan yang akhirnya mendidih menjadi pertempuran.
Baca tanpa iklan