News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

NASA Rilis Laporan soal UFO dan Alien, Sebut Data dan Bukti Masih Kurang

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sebuah gambar selebaran yang dirilis oleh kantor pers Kongres Meksiko menunjukkan tubuh yang diduga sebagai makhluk bukan manusia dipamerkan di Kongres Meksiko di Mexico City pada tanggal 12 September 2023. --- NASA merilis laporan soal alien dan UFO. Laporan itu juga mempertimbangkan 2 jasad diduga alien di Meksiko.

Ia mengumumkan, NASA menunjuk direktur baru penelitian UAP untuk membangun database yang kuat untuk evaluasi data masa depan.

Direktur penelitian UAP yang baru akan menggunakan AI dan pembelajaran mesin dalam proses pengumpulan dan analisis data.

3. NASA Pertimbangkan 2 Foto Alien di Meksiko

Gambar selebaran yang dirilis oleh kantor pers Kongres Meksiko menunjukkan dugaan jenazah dua makhluk "bukan manusia" yang dipamerkan di Kongres Meksiko di Mexico City pada 12 September 2023. (Selebaran / Kongres Meksiko / AFP)

Baca juga: Benarkah Alien Itu Ada? NASA Segera Teliti Jasad Diduga Makhluk Luar Angkasa yang Ditemukan di Peru

NASA mempertimbangkan dua foto spesimen yang diduga alien, yang dipamerkan dalam sidang Kongres Meksiko.

Jaime Maussan yang mengaku sebagai ahli UFO, mengatakan 2 spesimen itu ditemukan di Cusco, Peru pada tahun 2017 dan diperkirakan berusia 1.800 tahun.

Keasliannya 2 spesimen dan klaim Jaime Maussan masih diragukan.

Meski demikian, ilmuwan NASA, Dr David Spergel mengatakan, "Sediakan sampel untuk komunitas ilmiah dunia dan kita akan lihat apa yang ada di sana."

4. NASA Rahasiakan Direktur Penelitian UAP yang Baru

NASA merahasiakan identitas Direktur penelitian UAP yang baru karena alasan keamanan.

Namun, NASA telah berjanji akan lebih transparan dalam penelitian UAP-nya.

5. NASA Rekomendasikan Alat AI

Dalam laporannya, NASA merekomendasikan penggunaan alat AI untuk mengidentifikasi UAP.

Masyarakat juga dianggap sebagai aspek penting dalam pemahaman UAP.

"Ini termasuk aplikasi berbasis ponsel pintar sumber terbuka dan metadata ponsel cerdas lainnya dari beberapa pengamat warga di seluruh dunia," kata laporan itu.

Tidak ada sistem standar untuk mengumpulkan dan mengatur laporan UAP sipil, mengakibatkan data yang jarang dan tidak lengkap.

(Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Berita lain terkait Alien

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini