News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-660: Uni Eropa Putuskan Mulai Perundingan Keanggotaan Ukraina

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Seorang pekerja mengibarkan bendera negara-negara Eropa menjelang kedatangan para pemimpin Eropa untuk menghadiri KTT UE-Balkan Barat di markas besar Eropa di Brussels, pada 14 Desember 2023.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke-660.

Uni Eropa memutuskan untuk membuka negosiasi keanggotaan dengan Ukraina.

Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orbán mengatakan tidak akan berpartisipasi pada keputusan UE.

Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan perdamaian di Ukraina akan terjadi ketika tujuan mereka tercapai.

Sistem pertahanan udara Ukraina mengatakan telah menembak jatuh puluhan drone rancangan Iran yang diluncurkan Rusia pada hari Kamis.

Selengkapnya, berikut update perang Rusia vs Ukraina hari ke-660, dikutip dari TheGuardian:

Baca juga: Aset Milik Rusia yang Disita Capai 300 Miliar Dolar AS, UE Usulkan Keuntungannya Bangun Ukraina

- UE telah memutuskan untuk membuka perundingan keanggotaan dengan Ukraina

Keputusan UE ini merupakan sebuah langkah yang tidak terduga yang akan menjadi dorongan penting bagi Volodymyr Zelensky.

Keputusan tersebut diumumkan pada hari Kamis dan membutuhkan waktu perudingan selama 8 jam.

Perundingan yang menegangkan tersebut diadakan di Brussels.

Meskipun Perdana Menteri Hongaria, Viktor Orban mengatakan akan memveto setiap perundingan aksesi dibuka, perundingan tersebut tetap dilaksanakan.

- Viktor Orban tetap pada pendiriannya untuk tidak mengikuti keputusan UE

Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban tiba untuk pertemuan meja bundar Dewan Eropa di markas besar Eropa di Brussels, pada 14 Desember 2023. (MIGUEL MEDINA / AFP)

Setelah pembicaraan berjam-jam, Orbán keluar dari ruangan ketika para pemimpin secara resmi membuat keputusan untuk membuka pembicaraan aksesi.

Orban mengatakan ia tidak ingin mengambil bagian pada keputusan ini.

"Hongaria tidak ingin ikut ambil bagian dalam keputusan buruk ini, dan karena alasan inilah Hongaria tidak berpartisipasi dalam keputusan tersebut hari ini," katanya.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini