News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Tak Gentar, Hamas Mampu Teruskan Perang hingga Berbulan-bulan, AS Minta Perang Tak Diperbesar

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Nanda Lusiana Saputri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Bangunan hancur di Gaza utara setelah dibom oleh pasukan Israel, (17/12/2023). Hamas masih mampu berperang hingga beberapa bulan ke depan.

TRIBUNNEWS.COM – Hamas mengaku bisa meneruskan perang melawan Israel hingga berbulan-bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Hamas kepada Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian.

“Hamas punya kemampuan untuk meneruskan pertempuran selama beberapa bulan,” kata Amir-Abdollahian dikutip dari Yedioth Ahronoth, (29/12/2023).

Amir-Abdollahian juga berujar bahwa Amerika Serikat (AS) telah mengirimkan pesan kepada Iran yang isinya meminta perang di Gaza tidak diperluas.

“Kami membalasnya berkata kepada AS, ‘Kami tidak ingin memperluasnya, tetapi kalianlah yang menginginkannya,” kata dia.

“Perlawanan saat ini kuat dan Hizbullah serta Ansar Allah (Houthi) kini membantu Gaza. Sudah 80 hari dan Hamas belum disingkirkan.

Dia menyebut Hamas hingga saat ini masih berkuasa di Gaza dan mengobarkan perang melawan Israel.

Baca juga: IDF Salah Tebak, Teriakan Sandera Dianggap Tipuan Hamas, Berakhir Tembak 3 Warga Israel

Israel perkirakan perang masih akan berlangsung lama

Menteri Pertahanan Israel, Yoav Gallant juga memprediksi perang di Gaza masih akan berlangsung hingga berbulan-bulan ke depan.

Israel masih bertekad untuk melenyapkan Hamas yang melancarkan serangan tiba-tiba tanggal 7 Oktober lalu.

Gallant menyebut Hamas membangun infrastruktur militer di Gaza selama lebih dari satu dekade.

“Dan tidak mudah menghancurkannya. Butuh waktu,” kata Gallant beberapa waktu lalu dikutip dari Associated Press.

“Perang akan berlangsung selama lebih dari beberapa bulan, tetapi kita akan menang, dan kita akan menghancurkannya,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, negaranya kini makin bertekad untuk terus berperang hingga Hamas tersingkir.

Baca juga: Remaja Israel Dipenjara karena Tolak Perang Lawan Hamas di Gaza, Kritik IDF yang Bunuh Sandera

Israel perluas serangan ke kamp pengungsian

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini