News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

17 Perusahaan Pelayaran Bereaksi terhadap Serangan Houthi di Laut Merah

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Maersk berencana untuk menaikan gaji para awak kapal yang berlayar melalui Laut Merah sebagai bentuk kompensasi atas bahaya yang ditimbulkan oleh serangan Houthi baru-baru ini. - Berikut ini reaksi perusahaan pelauaran setelah militan Houthi yang didukung Iran di Yaman meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini sejumlah reaksi perusahaan pelayaran terhadap serangan Houthi di Laut Merah.

Militan Houthi yang didukung Iran di Yaman meningkatkan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah.

Aksi tersebut merupakan wujud dukungan mereka terhadap kelompok Islam Palestina Hamas yang memerangi Israel di Gaza.

Serangan tersebut, yang ditujukan pada rute yang memungkinkan perdagangan Timur-Barat, khususnya minyak, menggunakan Terusan Suez, dilansir Reuters.

Situasi di Laut Merah kini mendorong beberapa perusahaan pelayaran untuk mengubah rute kapal pada awal bulan Desember.

Baca juga: Genderang Perang di Laut Merah Segera Ditabuh, Inggris dan AS Kompak Bersiap Serang Houthi

Berikut adalah reaksi perusahaan pelayaran terhadap situasi di Laut Merah:

1. CH ROBINSON (CHRW.O)

Pada 22 Desember 2023, kelompok logistik global tersebut mengatakan bahwa mereka telah mengubah rute lebih dari 25 kapal di sekitar Tanjung Harapan selama seminggu terakhir.

Dan jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah.

"Pelayaran kosong dan kenaikan suku bunga diperkirakan akan terus berlanjut di banyak perdagangan hingga kuartal pertama tahun 2024," tambahnya.

2. CMA CGM

Grup pelayaran Perancis merencanakan peningkatan bertahap jumlah kapal yang transit di Terusan Suez.

"Keputusan ini didasarkan pada evaluasi mendalam terhadap lanskap keamanan dan komitmen kami terhadap keamanan dan keselamatan. pelaut kami," kata CMA CGM dalam sebuah pernyataan pada 26 Desember.

Perusahaan sebelumnya telah mengalihkan beberapa kapal melalui Tanjung Harapan.

3. EURONAV (EUAV.BR)

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini