News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Houthi Dilaporkan Serang Kapal Perang Lewis B. Puller Milik AS di Teluk Aden

Penulis: Febri Prasetyo
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Helikopter MH-53E Sea Dragon terbang dari kapal perang USS Lewis B. Puller saat latihan militer bersama antara AS, Inggris, dan Prancis di Teluk Arab tanggal 15 April 2019.

Inggris dan AS kembali melancarkan serangan gabungan terhadap Houthi tanggal 23 Januari.

Dalam serangan itu target utamanya ialah gudang dan fasilitas bawah tanah yang terkait dengan peluncuran rudal dan pengintaian dari udara.

Houthi serang kapal Inggris

Beberapa hari sebelumnya, tepatnya pada Jumat (26/1/2024), Houthi menyerang kapal tanker Inggris di Teluk Aden dengan rudal balistik antikapal.

Serangan tersebut, membuat kapal bernama Marlin Luanda itu terbakar.

Houthi sendiri sudah mengonfimasi bahwa pihaknya memang melancarkan serangan terhadap kapal itu.

Pernyataan yang dirilis oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM AS) menyebutkan bahwa Marlin Luanda diserang dengan rudal yang ditembakkan dari area di Yaman yang dikuasai Houthi.

Baca juga: Houthi Serang Kapal Inggris, Awak Selamatkan Diri di Sekoci lalu Sibuk Padamkan Api

Dikutip dari Sky News, kapal itu dilaporkan memuat cairan mudah terbakar yang disebut naphtha.

Setelah diserang, awak kapal itu mengeluarkan panggilan darurat dan melaporkan adanya kerusakan.

Pejabat AS mengatakan, tidak ada korban luka dalam serangan itu. Namun, awak kapal mengevakuasi diri ke sekoci sebagai langkah pencegahan.

Panggilan darurat itu kemudian direspons oleh kapal USS Carney milik AS dan sebuah kapal frigat milik Prancis.

Dilaporkan bahwa serangan itu terjadi sekitar 60 110 km di tenggara Aden, Yaman.

Selepas serangan itu awak kapal berusaha memadamkan api di kapal.

"Awak terus berupaya memadamkan api di salah satu tangki kapal itu dengan bantuan dari kapal militer," kata Trafigura, perusahaan pemasok barang yang menjadi pemilik kapal itu.

Seperti pejabat AS, Trafigura mengatakan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam serangan itu.

Trafigura mengatakan kapal itu membawa muatan minyak Rusia.

(Tribunnews/Febri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini