Meskipun Ukraina tidak mempublikasikan angka korban jiwa, Kementerian Pertahanan Rusia menyebutkan kerugian yang dialami Kiev sejak Februari 2022 mencapai hampir 400.000 orang.
Aleksey Arestovich, mantan ajudan Presiden Vladimir Zelensky, menyebutkan angkanya mencapai 300.000.
Selain akan merekrut setengah juta tentara baru, Ukraina juga tengah menyiapkan penerbang-penerbang handal.
Mereka saat ini dilatih di sejumlah negara anggota Uni Eropa untuk menerbangkan puluhan jet tempur F-16 sumbangan dari sejumlah negara Barat.
Baca tanpa iklan