News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Cuaca Ekstrem Terus Melanda Dunia, Perubahan Iklim Harus Diperangi

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Cuaca Ekstrem Terus Melanda Dunia, Perubahan Iklim Harus Diperangi

Beberapa politisi, pejabat pemilu, dan manajer kampanye dilaporkan jatuh sakit akibat cuaca panas. Bahkan ada menteri yang pingsan di atas panggung.

"Lebih dari 900 juta pemilih harus keluar rumah dan mengantre […] selama berjam-jam di bawah terik sinar matahari,” kata Leena Rikkila Tamang, yang merupakan Direktur Asia IDEA, sebuah LSM pro-demokrasi yang berbasis di Swedia. "Kami melihat penurunan yang jelas dalam jumlah pemilih dibandingkan pemilu 2019.”

Gelombang panas di India 45 kali lebih mungkin terjadi akibat perubahan iklim dan 0,85 derajat Celsius lebih panas dibandingkan sebelumnya, demikian menurut World Weather Attribution (WWA).

WWA adalah inisiatif para ilmuwan yang menyelidiki apakah dan sejauh mana perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia berperan dalam peristiwa cuaca ekstrem baru-baru ini.

"Tidak ada keraguan bahwa selama kita terus menggunakan bahan bakar fosil dan, oleh karena itu, meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, gelombang panas ini akan menjadi lebih sering, lebih parah, dan durasinya lebih lama,” ujar Friederike Otto yang memimpin organisasi tersebut kepada DW.

Kerusakan akibat cuaca ekstrem bergantung pada kerentanan masyarakat. Bahkan kenaikan suhu yang tampaknya kecil pun dapat menyebabkan kerusakan besar.

"Di negara-negara seperti India dan wilayah lain di Asia Selatan, dimana banyak sekali orang yang bekerja di luar ruangan, mereka jauh lebih terpapar dan lebih rentan terhadap perubahan yang relatif kecil dalam suhu panas ekstrem,” tutur Otto.

Apakah perubahan iklim berperan dalam banjir di Brasil?

Sejauh ini lebih dari 100 orang tewas akibat banjir besar di negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil selatan, yang juga menyebabkan kerugian miliaran dolar AS.

Hampir 1,5 juta orang telah mengungsi, yang dilaporkan sebagai kasus migrasi iklim terbesar di negara ini. Pemerintah negara bagian bahkan mempertimbangkan untuk memindahkan seluruh kota untuk menghindari bencana di masa depan.

Beberapa ilmuwan telah menunjukkan dampak perubahan iklim, selain pemanasan yang berkelanjutan akibat El Nino, untuk menjelaskan banjir tersebut.

Sebuah penelitian yang diterbitkan oleh kelompok Perancis Laboratoire des Sciences du Climat et de l'Environnement [Laboratorium Ilmu Iklim dan Lingkungan], menemukan bahwa curah hujan deras yang menyebabkan banjir sebagian besar dipicu oleh perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

WWA sedang melakukan penelitiannya sendiri, namun Otto mengatakan banjir yang terjadi sebelumnya di negara tersebut jelas terkait dengan perubahan iklim.

Kerentanan juga memainkan peran yang sangat penting dalam kerusakan yang disebabkan oleh banjir, dan beberapa insinyur menyebutkan kurangnya kesiapsiagaan dan masalah infrastruktur.

Apakah perubahan iklim memperburuk banjir tornado yang terjadi di AS?

Amerika Serikat dilanda banyak sekali tornado tahun ini. Selama empat hari, lebih dari 100 tornado melanda Midwest dan Great Plains, “menyebabkan kerusakan signifikan dan korban jiwa,” kata para pejabat.

Layanan Cuaca Nasional di Omaha, Nebraska, memecahkan rekor dengan mengeluarkan 48 peringatan tornado dalam satu hari.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini