Tapi Anand Menon, profesor politik Eropa di King's College London dan direktur lembaga pemikir Changing Europe, mengatakan "tidak akan ada perombakan besar-besaran" terhadap hubungan yang ada.
"Dia hanya menginginkan sedikit hal," katanya tentang Starmer.
Melanie Vogelbach, kepala kebijakan ekonomi internasional di Kamar Dagang dan Industri Jerman, mengatakan UE dan Inggris harus bekerja sama karena "perbedaan peraturan antara Inggris dan UE” akan terus menciptakan hambatan perdagangan baru.
Sebuah sumber di industri Eropa yang menolak disebut namanya mengatakan kepada DW, UE tidak akan menawarkan konsesi besar-besaran kepada Inggris.
"Inggris tidak dapat menikmati manfaat dari pasar tunggal, jika mereka tidak berada di dalamnya. Karena ini bisa menjadi preseden buruk, dan di perhimpunan dengan 27 negara anggota, itu tidak baik," katanya.
(hp/as)
Baca tanpa iklan