Tentara Israel mengalami berbagai tantangan di medan perang, terutama di Jalur Gaza.
Analis militer Israel, Avi Ashkenazi, menyatakan tantangan tersebut termasuk kondisi cuaca saat ini yang menyulitkan operasi militer.
Menurut Ashkenazi akibatnya buldoser militer Israel tidak dapat menggali tanah cukup dalam untuk mendukung strategi mereka.
Hal ini berbeda dengan pejuang Hamas yang dapat menggali dengan cepat dan dalam untuk menempatkan alat peledak.
Taktik Baru Hamas
Di sisi lain Hamas telah memperkenalkan taktik baru yang lebih mematikan, termasuk penanaman alat peledak di bawah tanah.
Alat peledak ini dapat diledakkan dari jarak jauh, seperti dilaporkan oleh surat kabar Israel, Maariv.
Ashkenazi mencatat bahwa tentara Israel telah mengidentifikasi pergeseran taktik tempur Hamas dalam beberapa hari terakhir, khususnya di Jalur Gaza utara.
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Baca tanpa iklan