News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rudal Rusia Mendadak Bombardir Ukraina Pagi Buta, Melesat dan Sulit Dideteksi, Kyiv Terbakar Hebat

Penulis: garudea prabawati
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

RUDAL RUSIA - Bangunan di Kyiv terbakar hebat usai serangan rudal Rusia. Rusia serang Ukraina dengan rudal secara mendadak pada tengah malam, Selasa (12/2/2025). (Tangkap layar Youtube euronews)

TRIBUNNEWS.COM - Setidaknya satu orang tewas setelah serangan rudal mendadak pada pagi buta di ibu kota Ukraina, Kyiv, Rabu (12/2/2025).

Sirene meraung-raung usai serangan tersebut, Kyiv menjadi salah satu wilayah yang terdampak dan terbakar hebat.

Namun pihak berweang tidak memberikan peringatan sebelum rudal menghantam kota. 

Pemerintahan militer Ukraina mengatakan bahwa kebakaran terjadi di beberapa bangunan perumahan dan non-perumahan.

Layanan darurat dikirim ke setidaknya empat distrik di kota untuk mengatasi kebakaran dan membantu siapa pun yang terkena dampak serangan. 

Ukraina saat ini belum mengetahui rudal jenis apa yang digunakan.

Namun sirene serangan udara yang berbunyi lebih lambat dari biasanya menunjukkan rudal Rusia tersebut sulit dideteksi oleh radar, mengutip Sky News.

Setidaknya satu orang tewas setelah serangan rudal mendadak pada tengah malam di ibu kota Ukraina, Kyiv. 

Kata Zelensky

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menanggapi serangan rudal yang dilakukan Rusia.

Presiden Ukraina menguraikan bahwa serangan Rusia pada dini hari itu dilakukan dengan rudal balistik dan pesawat tak berawak, dan mengonfirmasi bahwa satu orang tewas. 

Baca juga: Korea Utara Kirim 200 Senjata Artileri Jarak Jauh ke Rusia, Pasokan Tambahan Siap Dikemas

"Empat orang lainnya terluka, termasuk seorang anak," katanya. 

Bangunan apartemen, kantor, dan infrastruktur sipil rusak, tambahnya.

"Teror Rusia terhadap Ukraina ini tidak akan berhenti dengan sendirinya. Putin tidak mempersiapkan perdamaian, ia terus membunuh warga Ukraina dan menghancurkan kota-kota," kata Zelenskyy. 

Pihaknya mengatakan hanya langkah-langkah dan tekanan yang kuat terhadap Rusia yang dapat menghentikan teror ini.

"Saat ini, kami membutuhkan persatuan dan dukungan dari semua mitra kami dalam perjuangan untuk mengakhiri perang ini secara adil," lanjutnya.

(Tribunnews.com/Garudea Prabawati)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini