News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Heboh Penemuan Banyak Jenazah di Gerbong Kereta Maut Union Pacific di Perbatasan Texas-Meksiko

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi kereta

Heboh Penemuan Banyak Jenazah di Kereta Maut Union Pacific di Perbatasan Texas-Meksiko

Ringkasan Berita:

  • Sejumlah jenazah ditemukan di dalam kereta kargo Union Pacific di Laredo, Texas.
  • Polisi dan otoritas federal masih menyelidiki penyebab kematian serta identitas korban.
  • Cuaca panas ekstrem dan dugaan jalur penyelundupan migran menjadi fokus penyelidikan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Otoritas Amerika Serikat tengah menyelidiki penemuan sejumlah jenazah di dalam kereta kargo Union Pacific di wilayah Laredo, Texas, dekat perbatasan AS-Meksiko, Minggu (10/5/2026).

Kasus ini memicu kehebohan dan perhatian besar karena diduga berkaitan dengan jalur penyelundupan migran.

Departemen Kepolisian Laredo menyatakan petugas menerima laporan sekitar pukul 14.30 waktu setempat di dekat mile marker 13, kawasan 12100 Jim Young Way, yang berada tidak jauh dari area rel dan depo kereta Union Pacific.

Baca juga: Operasi Tanpa Tembakan: Meksiko Tangkap Komandan Puncak Kartel CJNG

Saat tiba di lokasi, polisi menemukan beberapa jenazah di dalam gerbong kereta kargo.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengungkap jumlah pasti korban maupun identitas mereka.

Penyelidikan masih berlangsung dengan melibatkan aparat lokal, tim forensik, dan otoritas federal.

Polisi juga belum memastikan apakah kereta tersebut berasal dari Meksiko atau apakah ada korban selamat dalam insiden tersebut.

Selain itu, penyebab kematian para korban masih belum diketahui.

Otoritas juga belum mengonfirmasi apakah terdapat unsur tindak kriminal dalam kasus tersebut.

Penemuan jenazah terjadi di tengah cuaca panas ekstrem yang melanda Texas Selatan.

Suhu di Laredo pada hari kejadian dilaporkan mencapai hampir 95 derajat Fahrenheit atau sekitar 35 derajat Celsius, sementara indeks panas menyentuh 104 derajat Fahrenheit.

Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa para korban mungkin meninggal akibat paparan panas di dalam gerbong tertutup.

Namun hingga kini, penyidik belum memastikan apakah faktor cuaca menjadi penyebab utama.

Jalur Sibuk Lalu-lintas Barang

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini