Pembicaraan Diplomatik dengan Zelensky
Macron juga mengumumkan rencana untuk berbicara dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky guna mengoordinasikan upaya diplomatik di tengah hubungan AS-Rusia yang terus berkembang. Interaksi terkini antara Presiden Ukraina dan Amerika ditandai oleh meningkatnya ketegangan dan pertikaian publik.
Dalam unggahan media sosial baru-baru ini, Trump menyebut Zelensky sebagai "diktator tanpa pemilu," mengkritik keputusan Ukraina untuk menunda pemilu karena konflik yang sedang berlangsung. Trump menyarankan agar Zelensky "bergerak cepat" atau berisiko kehilangan negaranya.
Sebagai tanggapan, Zelensky menuduh Trump dipengaruhi oleh disinformasi Rusia, dengan menyatakan bahwa Presiden AS "terjebak dalam gelembung disinformasi Rusia."
Situasi semakin memburuk ketika konferensi pers yang direncanakan antara Zelensky dan utusan AS Letnan Jenderal Keith Kellogg tiba-tiba dibatalkan atas permintaan AS, sehingga acara tersebut hanya menjadi ajang foto belaka. Langkah ini menghindari diskusi publik tentang ketegangan diplomatik antara kedua negara.
SUMBER: AL MAYADEEN
Baca tanpa iklan