News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Iran Vs Israel

Tokoh Reformis Iran, Mohammad Javad Zarif Mengundurkan Diri

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

MANTAN MENLU IRAN - Foto merupakan tangkap layar yang diambil pada Selasa (4/3/2025) dari kanal YouTube NBC News, menunjukkan mantan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif sedang diwawancarai oleh jurnalis NBC Richard Engel. Zarif mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Wakil Presiden Iran.

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Presiden Iran Mohammad Javad Zarif mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya.

Mantan Menteri Luar Negeri Iran dan penasihat kebijakan luar negeri bagi Presiden Iran itu dikenal sebagai wajah negosiasi Iran dengan Barat.

Dia dianggap sebagai tokoh kunci dalam kesepakatan nuklir Iran pada 2015.

Pria itu mengungkapkan pengunduran dirinya terjadi setelah menghadapi “era paling pahit” dalam 40 tahun karier politiknya.

Zarif menyatakan keputusan ini juga diambil atas saran dari kepala kehakiman Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei.

Tujuannya adalah untuk mengurangi tekanan lebih lanjut terhadap pemerintah Iran di tengah situasi yang sulit, serta untuk kembali mengajar di universitas.

Pengunduran diri ini juga terkait dengan undang-undang Iran yang melarang pejabat dengan kewarganegaraan ganda.

Diketahui, kedua anak Zarif adalah warga negara Amerika Serikat.

Pemecatan Abdolnaser Hemmati

Beberapa jam setelah pengunduran diri Zarif, tokoh reformis lainnya, Abdolnaser Hemmati, dipecat dari jabatannya sebagai Menteri Ekonomi.

Hemmati sebelumnya menjabat sebagai kepala bank sentral dan menjadi calon presiden yang gagal.

Baca juga: Jet Israel Mondar-mandir di Langit Lebanon saat Pemakaman Nasrallah, Menlu Iran: Aksi Teror

Ia dianggap bertanggung jawab atas penurunan ekonomi Iran.

Para penentang mengkritik Hemmati karena mereka menilai ia telah melemahkan mata uang nasional Iran untuk menutupi defisit anggaran.

Meskipun Hemmati membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa kebijakan yang ia terapkan adalah untuk memerangi sistem mata uang asing yang penuh korupsi, pemecatannya tetap terjadi.

Ketegangan semakin meningkat menjelang perayaan Tahun Baru Nowruz, dengan inflasi yang mencapai 35 persen dan nilai rial Iran yang jatuh drastis.

Ketegangan Sosial dan Ancaman Kerusuhan

Situasi sosial dan ekonomi di Iran semakin tegang. Pemerintah Iran khawatir akan terjadinya kerusuhan sosial yang lebih besar akibat ketidakpuasan terhadap kondisi ekonomi.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini