Kecelakaan Jemaah Umrah di Jeddah

Momen Pertemuan Agung dan Fabian Korban Kecelakaan Jeddah : Anak Saya Berjuang dari Luka Bakar

Penulis: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KORBAN KECELAKAN BUS DI JEDDAH - Fabian Respati korban luka bakar kasus kecelakaan bus jamaah umrah asal Indonesia telah dikunjungi orangtuanya di RS King Abdul Aziz Mahjar di Jeddah, akhir pekan kemarin. Dari keterangan pers yang dikeluarkan KJRI Jeddah ada respon menggembirakan dari Fabian saat pertemuan ini.
KORBAN KECELAKAN BUS DI JEDDAH - Fabian Respati korban luka bakar kasus kecelakaan bus jamaah umrah asal Indonesia telah dikunjungi orangtuanya di RS King Abdul Aziz Mahjar di Jeddah, akhir pekan kemarin. Dari keterangan pers yang dikeluarkan KJRI Jeddah ada respon menggembirakan dari Fabian saat pertemuan ini.


"Komunikasi terakhir, saat dia (Fabian) mau mengambil miqot di Bir Ali, saya pesan pada Fabian, Le (red : nak) setelah ambil miqot jangan main HP, langsung dimatikan, sudah fokus ibadah saja," ulasnya.


Rupanya, setelah mengambil miqot dan meneruskan perjalanan menuju Makkah. Bus yang ditumpangi Fabian dan Eny mengalami kecelakaan. Bus menabrak mobil Jeep yang tumpangi warga Bangladesh hingga akhirnya terguling dan terbakar.

"Ada dari perwakilan travel datang kerumah memberi info tentang kecelakaan, katanya ada 6 orang yang meninggal. Lha terus tak tanya, anak ku pie mbak ku pie (red: anak dan kakak saya bagaimana) dijawab mbak sampean meninggal dunia dan anak sampean selamat," ucap Agung mengulang percakapannya dengan orang travel.


KJRI jemput bola ganti paspor jemaah yang terbakar


Di hari keempat penanganan kasus kecelakaan bus Jamaah Umroh asal Indonesia yang menewaskan 6 orang jamaah, Konjen RI Jeddah, Yusron B Ambary didampingi Ketua Satgas Pelindungan, Neni Kurniati dan Staf Teknis Imigrasi, Okky Aditya Yaksa mendatangi hotel tempat jamaah yang selamat menginap di Mekkah. 


Dalam kunjungan tersebut Tim KJRI berbicara panjang lebar dengan para korban mengenai kecelakaan yang menimpa mereka. 

KONJEN RI DI JEDDAH - Konsul Jenderal RI (Konjen) RI di Jeddah, Yusron B Ambary saat jumpa pers secara daring melalui zoom meeting Jumat (21/3/2025) pukul 13.30 WAS atau 17.30 WIB, mengumumkan secara resmi nama korban kecelakaan bus pengangkut umrah di jalur Madinah-Makkah yang terjadi Kamis 20 Maret 2025. (HO/Istimewa/KJRI JEDDAH)

Konjen RI sampaikan ucapan keprihatinan kepada para jamaah dan meminta agar mereka tabah sehingga program ibadah mereka dapat berjalan baik.


KJRI Jeddah juga telah mengeluarkan dokumen perjalanan bagi para korban yang kehilangan paspor dalam insiden tersebut. 


Tim Imigrasi KJRI Jeddah yang datang membawa imigration mobile device juga memproses pembuatan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) sebagai pengganti paspor jamaah yang hilang/terbakar.


Dari hotel, KJRI juga mengunjungi 2 Rumah Sakit tempat 2 orang korban luka dirawat di Mekkah dan Jeddah untuk mengambil sidik jari dan pas foto guna pengurusan SPLP. 

Total 12 orang telah diproses pembuatan SPLP-nya yang akan selesai malam ini dan akan diserahkan kepada jamaah besok.


"Satu orang korban masih memiliki paspor, sementara 1 lagi atas nama Fabian belum dapat diproses karena kondisi kesehatannya yang masih dalam perawatan intensif," kata Yusron dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com. 


Tim KJRI juga turut mengurus pemulasaraan jenazah enam WNI yang meninggal dalam kecelakaan bus tragis ini.

Kabar baiknya, sebelas jemaah yang sempat dirawat di rumah sakit telah dinyatakan pulih dan kembali ke Mekkah untuk melanjutkan ibadah umrah mereka.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini