News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Palestina Vs Israel

Jadi Buronan ICC, Mengapa Netanyahu Nekat Kunjungi Hungaria?

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: timtribunsolo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

NETANYAHU BERPIDATO - Foto ini diambil dari Instagram Netanyahu pada Minggu (23/3/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara tentang pemecatan Kepala Shin Bet Ronen Bar melalui video yang diunggah pada Sabtu (22/3/2025) malam. Meskipun menghadapi tantangan hukum yang serius, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tetap melanjutkan rencananya untuk mengunjungi Hungaria.

TRIBUNNEWS.COM - Meskipun menghadapi tantangan hukum yang serius, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, tetap melanjutkan rencananya untuk mengunjungi Hungaria.

Kunjungan ini dijadwalkan berlangsung dari Rabu, 24 Maret 2025 hingga Minggu, 6 April 2025.

Kunjungan ini dilakukan atas undangan dari Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban.

Surat perintah penangkapan dikeluarkan oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) terhadap Netanyahu karena dugaan kejahatan perang yang berkaitan dengan konflik di Gaza.

Hal ini tentunya menambah kompleksitas kunjungan tersebut, mengingat ICC adalah lembaga internasional yang bertanggung jawab untuk mengadili kejahatan terhadap kemanusiaan.

Mengapa Netanyahu Tetap Melanjutkan Kunjungan Ini?

Dikutip dari laporan Al Jazeera, perjalanan ini menunjukkan tekad Netanyahu untuk membangun dukungan internasional, khususnya dari negara-negara Eropa.

Orban, yang dikenal sebagai pemimpin nasionalis sayap kanan, telah secara terbuka menyatakan penolakannya untuk menegakkan keputusan ICC.

Bahkan, Hungaria membatalkan pengakuannya terhadap surat perintah penangkapan tersebut pada November lalu.

Sumber dari The Times of Israel menyebutkan bahwa Netanyahu berencana memanfaatkan kesempatan ini untuk mendorong dukungan Hungaria terhadap rencana presiden AS, Donald Trump, terkait Gaza.

Trump sebelumnya mengungkapkan visinya untuk mengubah Gaza menjadi sebuah resor Mediterania.

Namun, hingga saat ini, Hungaria belum memberikan pernyataan resmi mengenai rencana tersebut.

Apa Reaksi dan Pandangan Mengenai Kunjungan Ini?

Kunjungan ini menunjukkan upaya yang dilakukan Netanyahu untuk memperkuat dukungan internasional terhadap Israel, meskipun Hungaria sebagai anggota Uni Eropa sebenarnya berkewajiban untuk mematuhi putusan ICC.

Namun, reaksi resmi dari pemerintah Budapest terkait kunjungan ini masih belum ada.

Sebagai informasi tambahan, ini adalah perjalanan luar negeri kedua bagi Netanyahu sejak ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan.

Sebelumnya, pada Februari, dia telah melakukan kunjungan ke Washington untuk bertemu dengan Donald Trump.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini